Medan Terkini

Disdukcapil Medan Tetap Ramai di Hari Perdana WFH ASN, Layanan Adminduk Normal

Hari pertama penerapan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Medan 10 April 2026,

Penulis: Dedy Kurniawan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/Dedy Kurniawan
PENERAPAN WFH - Suasana Kantor Disdukcapil Medan di Jalan Iskandar Muda tetap ramai dan normal di saat Pemko Medan menerapkan WFH sehari dalam seminggu, Jumat (10/4/2026). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Hari pertama penerapan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Medan 10 April 2026 tidak mengurangi aktivitas pelayanan publik di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan, Jalan Iskandar Muda, Jumat (10/4/2026).

Amatan Tribun-Medan.com, kantor Disdukcapil Medan diwarnai hilir mudik ratusan warga yang datang mengurus berbagai keperluan administrasi kependudukan, mulai dari perekaman e-KTP, pengurusan kartu keluarga, akta kelahiran, hingga perubahan data identitas. Ada yang membawa map, bersama teman dan sanak saudara. 

"Kayak biasa aja bang, ramai kali antri tadi mengurus KTP. Di dalam ramai kali, normal bang ramainya. Pelayanan kayak biasa antre," kata Annisa Putri ditemui di halaman Disdukcapil Medan

Area parkir kantor bahkan tampak padat. Deretan sepeda motor dan mobil warga membludak hingga petugas parkir harus mengatur kendaraan secara rapat dan teratur agar tetap tertib.

Salah seorang warga, Nurayati (38), mengaku sengaja datang lebih pagi untuk mengurus perubahan kartu keluarga.

“Memang ramai kali hari ini, saya kira karena WFH kantor sepi, ternyata pelayanan tetap jalan normal. Syukurlah tetap cepat dilayani,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Ridwan (45), warga Medan Denai, yang mengurus pencetakan ulang KTP elektronik.

“Saya sempat khawatir tutup atau pegawainya berkurang, tapi ternyata tetap buka seperti biasa. Ramai, tapi antreannya masih terkendali,” katanya.

Ramainya pelayanan di Disdukcapil Medan sejalan dengan kebijakan Pemko Medan yang justru mengecualikan sejumlah instansi pelayanan publik dari skema WFH, termasuk Dinas Dukcapil, agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Ridho Nasution ASN Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mengatakan dirinya tetap bekerja seperti biasa, tidak ikut kebijakan WFH. 

"Layanan perizinan tetap normal, ASN masuk ke kantor. Layanan berjalan seperti biasa meski ada WFH," katanya. 

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemko Medan, Subhan Fajri mengatakan penerapan WFH sudah berjalan. Namun untuk data total atau persentase untuk ASN yang WFH belum terdata seluruhnya. 

"Datanya masih kami kumpulkan berapa persentase yang diterapkan WFH pada Jumat dalam seminggu. Nanti suara saya kabari ya bang," katanya. 

Diberitakan Tribun-Medan.com sebelumnya, Wali Kota Medan Rico bersepeda ke kantor menjadi simbol transformasi budaya kerja ASN yang mulai diterapkan Pemko Medan melalui Surat Edaran Wali Kota Nomor 800.1.6.2/461 tentang Transformasi Budaya Kerja Aparatur Sipil Negara.

Melalui kebijakan itu, mulai 10 April 2026 ASN Pemko Medan didorong bekerja lebih efektif dan efisien, termasuk melalui skema WFH bagi sebagian ASN di beberapa dinas. 

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved