Berita Viral

Ridwan Kamil Kalahkan Elektabilitas Gibran, Kenapa Golkar Tetap Usung Gibran Cawapres Prabowo?

Partai Golkar akhirnya mengusung Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, untuk menjadi cawapres di Pilpres 2024 mendampingi Prabowo Subianto.

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
Kolase Tribun Medan
Ridwan Kamil dan Gibran Rakabuming 

Namun anehnya, ketika Ganjar dipasangkan dengan Gibran justru kalah dengan Prabowo yang berpasangan dengan Erick.

1. Prabowo-Erick: 48 persen
2. Ganjar-Gibran: 36,6 persen
3. Tidak tahu/tidak jawab: 15,5 persen

Kemudian dalam simulasi selanjutnya, ketika Gibran kembali dipasangkan dengan Prabowo, mereka kembali menang meski pasangan Ganjar diganti dengan Sandiaga.

1. Prabowo-Gibran: 44,4 persen
2. Ganjar-Sandiaga: 38,2 persen
3. Tidak tahu/tidak jawab: 17,4 persen

Lagi-lagi, pasangan Prabowo-Gibran kembali menang atas Ganjar ketika mantan Gubernur Jawa Tengah itu dipasangkan dengan Erick Thohir.

1. Prabowo-Gibran: 46 persen
2. Ganjar-Erick: 37,4 persen
3. Tidak tahu/tidak jawab: 16,6 persen

Di sisi lain, Gibran masuk dalam salah satu kandidat cawapers Prabowo berdasarkan survei Polling Institute.

Dia persis berada di bawah Erick Thohir yang menduduki peringkat pertama dengan 28,8 persen.

Sementara Gibran meraih 17,3 persen suara.

Kandidat Cawapres Prabowo versi Polling Institute

1. Erick Thohir: 28,8 persen
2. Gibran Rakabuming: 17,3 persen
3. Muhaimin Iskandar: 8,8 persen
4. Khofifah Indar Parawansa: 8,5 persen
5. Airlangga Hartarto: 4,2 persen
6. Lainnya: 5,9 persen
7. Tidak tahu/tidak jawab: 26,5 persen

Alasan Golkar Pilih Gibran Ketimbang Ridwan Kamil

Pada Rapimnas Golkar digelar di Kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Neli, Jakarta Barat pada Sabtu (21/10/2023), nama Gibran Rakabuming Raka sah diusung menjadi pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2024 nanti.

Beberapa nama sempat santer disebut bakal jadi pendamping Prabowo Subianto seperti Erick Thohir, Gibran Rakabuming, Yusril Ihza Mahendra hingga Ridwan Kamil.

Dari nama-nama tersebut akhirnya partai Golkar resmi mengusung dan mendukung Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, sebagai bakal calon wakil presiden (bacawapres) Prabowo Subianto.

Keputusan ini disampaikan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) II Golkar yang digelar di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Sabtu (21/20/2023).

Partai Golkar pun ungkap alasan kenapa mereka mengusung Gibran Rakabuming jadi cawapres Prabowo.

"Pertama, menetapkan, mengusung, dan mendukung Bapak Letnan Jenderal Purnawirawan Prabowo Subianto sebagai calon presiden RI periode 2024-2029."

"Kedua, menetapkan, mengusung, dan mendukung Bapak Gibran Rakabuming Raka sebagai bakal calon wakil presiden dari Partai Golongan Karya periode 2024-2029," bunyi keputusan Rapimnas II Golkar, Sabtu, dikutip dari tayangan Breaking News KompasTV.

Lebih lanjut, Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto, mengungkapkan sangat penting memiliki perwakilan pemuda dalam kontestasi Pilpres 2024.

Mengingat, populasi generasi milenial dan Z di Indonesia mencapai 120 juta atau 53 persen dari keseluruhan jumlah penduduk.

"Golkar menilai bahwa representasi muda ini penting dari pasangan capres-cawapres yang lain, dilihat semua bahwa usianya di atas 50 (tahun)."

"Jumlah populasi generasi milenial dan generasi Z adalah 120 juta orang, 53 persen," urai Airlangga.

Karena itu, ia pun berharap Gibran, sebagai wakil anak muda, bisa memanfaatkan bonus demografi tersebut untuk meningkatkan suara di Pilpres 2024.

"Sehingga, kami berharap bahwa Mas Gibran bisa memanfaatkan bonus demografi yang produktif ini," ujarnya.

Airlangga menambahkan, dengan usulan Golkar mendukung Gibran sebagai bacawapres, pihaknya ingin Prabowo bisa memajukan Indonesia lewat pemuda.

Sehingga, kata Airlangga, generasi muda bisa memimpin Indonesia Emas pada 2045 mendatang.

"Ini usulan kami agar nanti Pak Prabowo Subianto membawa kita lepas dari middle income threat dan membawa kita, generasi muda, untuk memimpin Indonesia di 2045," tandasnya disambut tepuk tangan meriah.

Sebelumnya, Airlangga telah membocorkan ciri-ciri cawapres Prabowo yang akan diusung Golkar.

Sosok cawapres itu adalah pemuda yang berusia di bawah 40 tahun dan pengalaman di pemerintahan.

"Ya pertama kita bicara mengenai prestasi, jadi kita menghargai underforty (di bawah empat puluh tahun) yang berprestasi," kata Airlangga di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Jumat (20/10/2023), dikutip dari Wartakotalive.com.

"Kemudian tentunya mereka yang berprestasi itu adalah publicly elected official, jadi rakyat yang menentukan," lanjut dia.

(*/TRIBUN-MEDAN.com)

 Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter    

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved