Akhmad Yasyir Ridho Loebis Pengin Lahirkan Anak Idologis Sebelum Pensiun dari Dunia Politik

Anggota DPRD Sumut Fraksi Golkar, H. Akhmad Yasyir Ridho Loebis membeberkan mimpi besarnya sebelum pensiun dari dunia politik.

Tayang:
Editor: Jefri Susetio
TRIBUNMEDAN.COM/JEFRI SUSETIO
Anggota DPRD Sumut Fraksi Golkar, H. Akhmad Yasyir Ridho Loebis membeberkan mimpi besarnya sebelum pensiun dari dunia politik. 

Bukan mesti anak saya menjadi anggota DPRD Sumut, mungkin anak orang tapi pikirannya itu pikiran saya. Kader idiologis. Bukan mesti keluarga kita, bukan mesti anak tulang, nangboru yang harus jadi pemimpin.

Saya tidak pernah punya keluarga di partai yang sama seperti abang dan adek saya.

Abang dan adik tidak harus menjadi pemimpin di partai politik ketika saya jadi pemimpin di partai itu.

Saya juga pernah berkuasa di partai politik, tapi tidak pernah menggunakan kekuasaan yang saya miliki untuk mendudukan keluarga saya. Dan, marga-marga lubis itu. Padahal bisa saya lakukan.

Saya sudah tidak melakukan KKN sedari saya menjabat Ketua KNPI Sumut. Selama tujuh tahun menjadi Ketua KNPI Sumut tidak pernah ada marga lubis menjadi ketua. Yang ada marga Nasution, Siregar.

Bisa juga sesama marga Lubis saya perjuangkan atau kader tetapi harus punya potensi. Jangan pula biar keluargaku saja. Yang menjadi persoalan di republik ini ya KKN.

Pada masa lalu, orang-orang berkuasa di republik ini banyak melahirkan orang-orang. Dan saya dilahirkan oleh senior-senior saya. Bukan Bapa saya yang melahirkan saya (artian bukan kader orangtua ke politik).

Bapak saya PNS, pensiunan enggak punya apa-apa. Enggak mungkin saya jadi kakrena harta warisan Bapak-ku. Bapak-ku tidak ada harta warisannya. Tidak punya harta warisan.

Ada orang-orang dimasa saya dulu mendukung sehingga saya dibesarkan oleh orang. Tapi sekarang bergeser. Pergeseran nilai ini saya anggap tidak sehat.

Tidak sedikit senior kami itu melahirkan anak dan istrinya untuk ditempatkan ke dunia politik. Itulah disebut anak biologis bukan idiologis.

Saya ini anak idiologis orang juga. Nah saya akan melahirkan anak-anak idiologi. Itulah mimpi saya.

Baca juga: Golkar Sumut Kuningkan Kota Medan, Target 24 Kursi DPRD

 

TRIBUN: Tetap dipartai yang sama ?

YASYIR RIDHO: Ya tetap dipartai yang sama karena dari lahir saya di partai yang sama.

TRIBUN: Bagaimana penjelasannya idiologis juga atau biologis?

Sumber: Tribun Medan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved