Berita Viral

PROFIL Sabiq Muhammad Kades Umur 25 Tahun, Lepas Beasiswa S2 ke China, Menang Lawan 14 Calon

Sejak dulu, Sabiq berupaya cari celah untuk menjadi bagian dari rakyat. Saat di rumah, dia menjadi pemimpin tahlilan, selain mendampingi para petani.

Tayang:
Instagram
PROFIL Sabiq Muhammad Kades Umur 25 Tahun, Lepas Beasiswa S2 ke China, Menang Lawan 14 Calon 

Namun, karena desakan masyarakat, saya harus melepas beasiswa itu,” terang dia Rabu (27/9/2023).

Sabiq pun harus berhadapan dengan Kedutaan Besar Tiongkok di Indonesia, yang dia sebut sebagai pemberi beasiswa.

Sabiq Muhammad, Kepala Desa Prawatan
Sabiq Muhammad, Kepala Desa Prawatan (Instagram @sabiqalhilal)

“Ya, saya dapat teguran, tapi memang ini pilihan. Dari tesis saya, itu bisa jadi program pertanian di desa.

Meskipun saya sarjana hukum, tapi sudah punya niat untuk lanjut ke pertanian,” ungkap pemuda kelahiran Maret 1998 ini.

Keputusannya memilih untuk ikut pemilihan kepala desa (pilkades) juga dipertanyakan oleh kedua orang tuanya.

Baca juga: VIRAL Bocah Minta Mobil Mercedes ke Putra Mahkota Arab Saudi, Besoknya Mobil Ada di Rumah si Anak

Orangtua Sabiq paham perjuangan sang putra pertama untuk mendapatkan beasiswa.

“Saya sudah persiapan pascasarjana ini sejak Januari 2023.

Akhirnya ditanya mau kuliah apa jadi lurah? Saya mikir, kalau jadi mahasiswa lagi, saya jadi punya tugas untuk mendekati masyarakat," kata dia.

“Kalau saya jadi lurah, tesis saya bisa jadi program pertanian sekalian. Berhasil atau tidak kan bisa dicoba,” jelas Sabiq lagi.

PROFIL Sabiq Muhammad Kades Umur 25 Tahun, Lepas Beasiswa S2 ke China, Menang Lawan 14 Calon
PROFIL Sabiq Muhammad Kades Umur 25 Tahun, Lepas Beasiswa S2 ke China, Menang Lawan 14 Calon

Sejak kecil hingga dewasa, Sabiq belajar dari pesantren ke pesantren.

“Saya santri, sejak kecil selalu di pesantren dan baru dua tahun ini di rumah.

Ibu saya sudah pesan, santri harus berkontribusi untuk masyarakat.

Jadi, ini kesempatan yang baik untuk dekat ke warga,” kata dia.

Sejak dulu, Sabiq berupaya cari celah untuk menjadi bagian dari rakyat.

Saat di rumah, dia menjadi pemimpin tahlilan, selain mendampingi para petani.

Sumber: TribunStyle.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved