Perampokan dan Pembunuhan
Niat Cari Rezeki, Ramli Lumbangaol, Pensiunan PNS yang Jadi Driver Taksi Online Dirampok dan Dibunuh
Kisah tragis menimpa Ramli Lumbangaol, pensiunan ASN yang kini jadi driver taksi online. Ia dirampok dan dibunuh penumpang
Polisi yang menerima laporan itu kemudian datang ke lokasi.
Baca juga: Tak Punya Rumah Pribadi, Ganjar Pranowo Kini Numpang di Tempat Saudara Usai Keluar dari Rumah Dinas
Dibantu warga, polisi kemudian membawa pelaku ke Polsubsektor Diski Polsek Sunggal.
"Dari hasil interogasi awal, pelaku ini mengaku memang sudah merencanakan perampokan itu," kata Candra.
Ia mengatakan, saat ini pelaku masih dimintai keterangannya di Polsek Sunggal.
Belum dapat dipastikan, apakah tersangka ini pengguna narkoba atau bukan.
Polisi juga masih mendalami lebih lanjut, apakah tersangka merupakan sindikat perampok driver taksi online atau bukan.
Sebab, baru-baru ini, terjadi aksi serupa di kawasan Helvetia.
Kasus Serupa Pernah Terjadi, Pelaku Suami Istri
Kasus serupa pernah terjadi di Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.
Pasangan suami istri nekat merampok driver taksi online.
Adapun identitas pelaku yakni Zainuddin Tarigan dan Yeni Kartika.
Keduanya merampok bersama keponakannya, yakni Muhammad Rulen Afan Tarigan.
Saat berada di kantor polisi, tersangka Yeni mengakui sudah berencana merampok korban.
Ia dan suaminya nekat merampok karena terlilit utang untuk menebus motor yang digadaikan.
Baca juga: Curiga dengan Gelagatnya, Pria Ini Rekam Aktivitas Wanita Selama 2 Jam, Ternyata Pelaku Pencurian
"Utang kereta (motor) digadaikan. Makanya (kami) merencanakan aksi ini," kata Yeni menundukkan kepalanya dalam-dalam, Selasa (29/8/2023).
Sementara itu, korbannya Samsul Bahri mengatakan bahwa peristiwa perampokan yang menimpa dirinya terjadi pada Minggu (27/8/2023) malam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ramli-Lumbangaol-60-driver-taksi-online.jpg)