Dianiaya Oknum Polisi
Dipaksa Ngaku Membunuh, Reza Dianiaya di Kantor Polisi, Badan Disetrum dan Telinga Pecah Dipukul
Reza mengatakan jika ketika dimintai keterangan, dia disentrum bahkan dipukul hingga membuat gendang telinga reza pecah.
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Reza Agung Susilo (19), pemuda di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu dianiaya seorang oknum polisi saat dirinya dimintai keterangan soal kasus pembunuhan.
Korban dianiaya oleh oknum polisi pada bulan Juli 2023 lalu.
Akibat penganiayaan itu, gendang telinga Reza pecah usai dipukul dan badan disetrum oleh oknum polisi.
Terungkapnya penganiayaan ini, usai Reza curhat di media sosial melalui akun Facebook Budi.
Baca juga: Viral Kelakuan Memalukan Istri Polisi, Maki dan Bentak Siswi Magang, Karena Hal Sepele
Dikutip dari Tribunbengkulu.com, berdasarkan penuturannya, penganiayaan yang diduga dilakukan oknum polisi itu berawal dari dirinya dimintai keterangan soal kasus pembunuhan.
"Berawal dari saya diminta keterangan pembunuhan di Desa Air Aman," ujar Reza dilansir dari Facebook Budi.
Tak berhenti sampai disitu, keesokannya Reza masih tetap dimintai keterangan soal pembunuhan tersebut.
Dirinya tetap menjawab tidak tahu mengenai kasus pembunuhan ini.
"Pada tanggal 8 Juli 2023, keesokan harinya tanggal 9 Juli 2023 saya diminta keterangan oleh Polsek Barmani Ilir lalu berlanjut ke Polres Kepahiang di saya ditanya tentang kejadian pembunuhan itu saya menjawab saya tidak tahu," ungkap Reza.
Reza mengatakan jika ketika dimintai keterangan, dia disentrum bahkan dipukul hingga membuat gendang telinga reza pecah.
"Lalu saya dibawa ke ruangan lain dan diborgol dan disentrum tangan saya, ditampar muka saya beberapa kali menggunakan sandal hingga gendang telinga saya pecah, lalu berlanjut disentrum pundak kanan pinggang sampai ke pantat sampai alat sentrum itu mati dengan sendirinya di badan saya, setelah itu saya dibawa ke ruangan lain lagi lalu saya pingsan," jelasnya.
Baca juga: Melawan, Kejati Sumut Penjarakan Dirut PT Tarida Bintang Nusantara Terpidana Korupsi Covid-19
Kronologi Kejadian
Kronologi pria asal Kabupaten Kepahiang provinsi Bengkulu mengaku dianiaya oknum polisi berawal dari dimintai keterangan soal kasus pembunuhan.
Penganiayaan yang diduga dilakukan oknum polisi ini dialami oleh Reza.
Melalui akun Facebook Budi, Reza menceritakan kronologi penganiayaan yang dialaminya.
Baca juga: 5 Manfaat Teh Hijau, Dapat Menurunkan Berat Badan hingga Mencegah Diabetes
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Reza-Dianiaya.jpg)