Berita Viral

Jatuhnya Pesawat Jet di Malaysia Ternyata Menyisahkan Kisah Sedih Sang Pilot Kepada Ibunya

Di mana, Pilot pesawat ini sempat mengucapkan kata-kata terakhir kepada ibunya sebelum tewas dalam insiden terserbut.

Tayang:
Editor: Satia
BERNAMA via THE STRAITS TIMES
PESAWAT JET PRIBADI JATUH DI JALAN RAYA: Sedikitnya 10 orang tewas termasuk seorang anggota parlemen Malaysia dalam tragedi pesawat jet pribadi jatuh di sebuah jalan raya dan menghantam dua kendaraan di negara bagian Selangor, Malaysia, pada Kamis (17/8/2023) siang. (BERNAMA via THE STRAITS TIMES) 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN -  Jatuhnya Pesawat Jet di Jalan Raya Guthrie, dekat kotapraja Elmina di Syah Alam, Selangor, Malaysia, ternyata menyisahkan cerita haru.

Di mana, Pilot pesawat ini sempat mengucapkan kata-kata terakhir kepada ibunya sebelum tewas dalam insiden terserbut.

Sang ibu sampai tak tahan kuasa saat mengingat kembali kata-kata anaknya sebelum pesawat jatuh dan meledak.

Dikutip dari Tribunnewsmaker.com, sang pilot bernama Shahrul Kamal Roslan dan ibunya Mahanum Ismail.

Baca juga: Cincinnati Vs Inter Miami - Messi Kelewat Jago, Pat Noonan Siapkan Cara Matikan La Pulga

Sebelum terbang, pilot tersebut sempat mengucapkan kalimat manis untuk ibundanya.

"Adik sayang mama' atau 'aku cinta mama' dalam bahasa Melayu, menjadi kata-kata terakhir Shahrul Kamal Roslan kepada ibunya, Mahanum Ismail sebelum tewas dalam kecelakaan udara pada Kamis, 17 Agustus 2023.

Baca juga: DAFTAR Nama dan Struktur Jabatan di Polda Sumut, Kini Dipimpin Irjen Agung Setya Imam Effendi

Menurut manifes penerbangan yang dirilis oleh Menteri Transportasi Malaysia, Anthony Loke, 8 orang termasuk anggota dewan Pelangai Johari Harun berada dalam pesawat Beechcraft Model 390 (Premier 1) saat jatuh sekitar pukul 14.40 waktu setempat.

Dilansir dari laman Channel News Asia pada Jumat (18/8/2023), selain Johari, Pilot Shahrul Kamal Roslan dan Heikal Aras Abdul Azim, serta penumpang atas nama Kharil Azwan Jamaludin, Shaharul Amir Omar, Mohamad Naim Fawwaz Mohamed Muaidi, Muhammad Taufiq Mohd Zaki dan Idris Abdol Talib pun ikut tewas.

Baca juga: 2 Pencuri Kabel Telkom Ditangkap Patroli Perintis Polda Sumut

Tidak hanya itu, dua pengguna jalan turut tewas dalam insiden tersebut.

Pesawat jet bisnis Beechcraft Model 390 jatuh di Jalan Raya Guthrie dekat kota Elmina, Shah Alam, Selangor, Malaysia, pada Kamis (17/8/2023). 
 
Dalam insiden ini, pesawat tersebut sempat melindas motor dan mobil yang sedang melaju di jalanan.

Ibunda Shahrul, Mahanum (67) mengatakan bahwa kata-kata terakhir yang disampaikan putranya terus terngiang dalam benaknya.

Baca juga: RESPONS Santai Megawati Soal Budiman Sudjatmiko Dukung Prabowo Hingga Beri Pesan Serius ke Kader

"Ia adalah anak saya dan terakhir kali saya berbicara dengannya adalah saya saya dirawat di rumah sakit (Tuanku Mizan Militer), sehari sebelum saya menjalani operasi." ujar Mahanum.

"Sebelum menutup telepon, ia mengatakan kepada saya bahwa ia mencintai saya," kata Mahanum.

Mahanum tak kuasa menahan air matanya ketika mengingat momen terakhir tersebut.

Saat itu Mahanum sedang berada di luar ruangan Departemen Forensik Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah di Klang, Selangor.

Kini sang ibu berusaha mengikhlaskan kepergian anaknya.

Baca juga: Spesifikasi dan Harga Terbaru Realme 8 di Bulan Agustus

Meski berat, dia berusaha tegar untuk menghadapi ujian yang dihadapinya.

Pesawat jet bisnis Beechcraft Model 390 jatuh di Jalan Raya Guthrie dekat kota Elmina, Shah Alam, Selangor, Malaysia, pada Kamis (17/8/2023). 

Ia menyampaikan bahwa Shahrul meninggalkan seorang istri dan empat putranya yang berusia antara 3 hingga 12 tahun.

Seorang warga Malaysia bernama Shamsul Azizan Md Nasir, (62) mengaku pergi ke rumah sakit untuk memastikan apakah iparnya, Khairil menjadi salah satu dari korban kecelakaan itu.

Ia mengatakan bahwa Khairil merupakan asisten pribadi untuk Johari yang juga menjabat sebagai Komite Pemerintah Daerah, Perumahan, Lingkungan dan Teknologi Hijau Pahang.

"Saya hanya ingin konfirmasi apakah ia (Khairil) ada di pesawat atau tidak."ujar kata Shamsul.

Baca juga: Nekat Poligami, Pria Ini Dihujat Satu Negara, Video Istri Pertama Nangis Terima Poligami Viral

"Saya mencoba menelepon saudara saya, tetapi tidak dapat tersambung," kata Shamsul.

Pesawat jet bisnis Beechcraft Model 390 jatuh di Jalan Raya Guthrie dekat kota Elmina, Shah Alam, Selangor, Malaysia, pada Kamis (17/8/2023). 

Ketua Menteri Wan Rosdy Wan Ismail mengatakan bahwa pemerintah Pahang akan menanggung biaya pemakaman bagi para korban kecelakaan pesawat.

"Pemerintah negara bagian akan menanggung berapa pun biaya pengurusan dan penguburan." kata Wan Rosdy, di luar Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah.

"Kami akan menanggung semua biaya korban kecelakaan itu," tambahnya.

Baca juga: Harga Emas Antam Naik Rp 4 Ribu per Gram Hari Ini, Berikut Daftar Harga Lengkapnya

Insiden kecelakaan pesawat tersebut tentu menggegerkan publik.

Pasalnya, banyaknya korban jiwa termasuk anggota dewan yang tewas terus menjadi sorotan.

Pesawat jet bisnis Beechcraft Model 390 jatuh di Jalan Raya Guthrie dekat kota Elmina, Shah Alam, Selangor, Malaysia, pada Kamis (17/8/2023). 


DETIK-DETIK Pesawat Jet Jatuh di Jalan Raya, 1 Anggota Dewan & 9 Orang Tewas: Lindas Motor & Mobil

ebuah pesawat jet bisnis Beechcraft Model 390 baru saja mengalami kecelakaan di Jalan Raya Guthrie dekat kota Elmina, Shah Alam, Selangor, Malaysia.

Pesawat jet yang membawa sejumlah penumpang tersebut jatuh pada Kamis, (17/8/2023).

Baca juga: Cabuli Anak Tetangga Modus Beri Mobil Mainan, Rudi Chaniago Digolkan Polisi

Akibat kecelakaan pesawat jet tersebut, Kepolisian Malaysia memastikan 10 korban tewas.

Satu di antara korban merupakan anggota dewan di Malaysia.

Dalam kasus ini, pesawat jet pribadi tersebut membawa delapan orang.

Terdapat enam penumpang dan dua kru pesawat.

DISIARKAN LANGSUNG Live Streaming Indosiar PSS Sleman vs Persebaya, Jadwal Pekan Ke-10 Liga 1

Salah satu anggota dewan yang meninggal dalam kecelakaan adalah Datuk Seri Johari Harun (53), yang merupakan Ketua Komite Pemerintah Daerah, Perumahan, Lingkungan, dan Teknologi Hijau Pahang, serta anggota parlemen Negara Bagian Pelangai.

Selain Johari Harun, lima penumpang lainnya yang ada dalam daftar penumpang pesawat jet pribadi itu juga tewas.

Mereka adalah Kharil Azwan Jamaludin, Shaharul Amir Omar, Mohd Naim Fawwaz Mohamed Muaidi, Muhammad Taufiq Mohd Zaki, dan Idris Abdol Talib.

Dua kru pesawat yang berperan sebagai pilot adalah Shahrul Kamal Roslan dan Heikal Aras Abdul Azim.

Dua orang lainnya yang menjadi korban adalah pengendara sepeda motor dan mobil yang tertabrak oleh pesawat pada saat kejadian.

Mobil dan motor tersebut hancur lebur tertimpa pesawat jet tersebut.

Baca juga: Sosok Bacaleg NasDem Undurkan Diri Usai Video Syur 21 Detik Tanpa Busananya Viral, Ini Nomor Urutnya

Video detik-detik pesawat jet bisnis Beechcraft Model 390 jatuh di Jalan Raya itu telah tersebar luas di media sosial.

Kejadian mengerikan saat pesawat jet pribadi jatuh di jalan raya empat jalur di Malaysia terekam oleh kamera yang terpasang di dasbor sebuah mobil yang sedang berjalan di dekat lokasi.

Video tersebut memperlihatkan bagaimana pesawat jatuh dan meledak di tanah, kemudian menjadi bola api besar.

Tidak lama setelah itu, asap hitam mulai keluar dari reruntuhan.

Total delapan orang di dalam pesawat dan dua orang pengguna jalan raya lainnya tewas dalam kecelakaan ini.

Kronologi kejadian serta rekaman dari kamera dasbor diunggah oleh pengguna Twitter dengan nama @ShukriGlobal.

Baca juga: Rekam Jejak Indra Alamsyah, Caleg Golkar Tersangka Pangkalan Gas Oplosan, Pernah Dilapor Menipu

Informasi yang diberikan melalui keterangan unggahannya bahwa pada pukul 14.47 waktu setempat, pesawat jet pribadi melakukan kontak awal dengan Menara Pengawas Lalu Lintas Udara Subang.

Kemudian, pada pukul 14.51 waktu setempat, pesawat jet pribadi mulai mengeluarkan asap saat dalam perjalanan dari Langkawi menuju Bandara Subang.

Detik-detik kecelakaan yang melibatkan pesawat jet pribadi dengan pengendara sepeda motor dan mobil di Jalan Raya Shah Alam, Selangor Malaysia, terekam oleh kamera.

Setelah kecelakaan, Tim Forensik Rumah Sakit Tengku Ampuan Rahimah (HTAR) langsung turun tangan dalam mengidentifikasi para korban.

Dilansir dari Kompas.com, Menteri Kesehatan Malaysia Dr Zaliha Mustafa menyatakan bahwa identifikasi korban pesawat Elmina membutuhkan waktu beberapa saat.

Baca juga: Celana Dalam Merah di Kasur Jadi Petunjuk Terbongkarnya Laku Bejat Sang ART Wanita

Hal ini dikarenakan keadaan jasad korban yang parah. Hanya 1 dari 10 jenazah yang ditemukan masih dalam kondisi utuh.

Sebanyak 20-30 personel, telah ditugaskan untuk melakukan otopsi dan identifikasi para korban.

"Kami tidak yakin berapa lama waktu yang dibutuhkan," jelasnya.

"Tetapi kami akan mencoba menyelesaikannya secepat mungkin sehingga keluarga dapat mengeklaim jenazah untuk pengaturan pemakaman," katanya lagi.

Dia juga menegaskan bahwa Kementerian Kesehatan akan memberikan dukungan konseling dan emosional kepada keluarga korban.

Hingga saat ini keluarga korban masih diliputi perasaan duka mendalam.

 

Artikel ini Tayang di Tribunnewsmaker Dengan Judul i-love-you-maa-kalimat-terakhir-pilot-ke-ibunya-sebelum-pesawat-jetnya-jatuh-hati-sang-ibu-pedih?

 

Baca Berita Tribun Medan Lainnya di Google News

(tribunmedan)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved