Berita Viral

KISAH PILU, Pengakuan PSK Terjaring Razia Satpol PP, Ngaku Terpaksa Demi Beli Motor untuk Anak

Sebuah kisah sedih pengakuan seorang ibu menjadi pekerja seks komersial (PSK) demi memenuhi keinginan sang anak. 

Tayang:
HO
Sebuah kisah sedih pengakuan seorang ibu menjadi pekerja seks komersial (PSK) demi memenuhi keinginan sang anak.  

Dalam razia kali ini, petugas Satpol PP berhasil menjaring dua wanita di eks lokalisasi Bandengan dan satu lagi di warung remang remang di sepanjang jalan raya Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo, Sabtu (12/08/2023) malam.

Tak hanya itu, petugas juga menyisir ke tempat yang berada di belakang kantor Desa Kotakan serta eks lokalisasi GS.

Sayangnya kedatangan petugas Satpol PP tercium, sehingga wanita yang biasanya sedang nongkrong di depan wisma sembari menunggu tamu yang datang langsung bersembunyi.

Selanjutnya, ketiga terduga yang terjaring razia dibawa ke Kantor Satpol PP untuk dilakukan pembinaan dan pendataan.

Salah seorang wanita yang terjaring razia mengaku dirinya baru datang dan belum menerima tamu.

"Saya ini baru sampai dan selesai mandi pak," ujar wanita yang mengaku asal Malang inii.

Ia mengatakan, pada tahun 2022 lalu, dirinya cukup lama berada di eks lokalisasi Bandengan ini.

"Kalau tidak salah sekitar enam bulan," tukasnya.

Baca juga: Niat Cari Hiburan di Eks Lokalisasi, Nasib Kakek di Tulungagung Berakhir Tragis: Belum Ngapa-ngapain

Wanita berinisial R ini mengatakan, dirinya terpaksa karena demi membiayai kebutuhan ketiga anaknya sehari hari.

"Ya mau bagaimana lagi, anak saya tiga orang," katanya saat digiring petugas.

Kasatpol PP Situbondo, Sopan Efendi mengatakan, sejak ditugaskan sebagai PLT Satpol PP, pihaknya akan merazia tempat tempat yang disinyalir digunakan praktek prostitusi.

"Intinya kita akan terus merazia, ini kita lakukan untuk memperkecil praktek pelacuran di Situbondo," kata Sopan.

Selain itu, kata mantan Kepala Kesbangpol ini akan menindak lanjuti informasi atau pengaduan masyarakat terkait adanya praktek pelacuran itu.

"Setiap pengaduan masyarakat, pasti kita tindak lanjuti untuk memastikan informasi itu," pungkasnya

Baca juga: HORE, PSMS Medan Juarai Edy Rahmayadi Cup 2023, Kalahkan Sada Sumut FC 1-0 di Final

Baca juga: Pastikan Pilkades Damai, Polres Padangsidimpuan Siagakan 200 Personel

(*/tribun-medan)

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved