Berita Medan
TIPS untuk Penderita Diabetes Agar Hidup Berkualitas, Terapkan 5 Pilar Ini
Salah satunya mengedukasi masyarakat pentingnya menjaga pola hidup terutama penderita diabetes.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Memperingati Hari Diabetes Nasional 2023, Diabetasol menggelar berbagai kegiatan.
Salah satunya mengedukasi masyarakat pentingnya menjaga pola hidup terutama penderita diabetes.
Brand Manager Diabetasol, Yunita, mengatakan, ada 5 pilar penting yang harus diterapkan penderita diabetes agar tetap bisa menjalani kehidupan yang lebih baik.
"Sesuai dengan 5 pilar, yaitu nutrisi diabetes yang tepat dengan diabetasol, konsultasi ke dokter, cek gula darah, senam diabetes atau senam yang ringan tentunya yang low in fat, dan yang terakhir obat-obatan yang disarankan dokter,” ujarnya.
Disebutkannya, jika konsisten menerapkan 5 pilar itu, akan membantu diabetesis untuk menjaga gula darah dan terhindar dari komplikasi, dan itu pon penting yang disampaikan ke masyarakat, khususnya di Medan.
"Karena penyebab kematian diabetes tinggi, pertama jantung, kedua ginjal," terangnya.
Diadakan di Lapangan Citra Garden, Jalan Parkiran Carefour, Titi Rantai, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, ada berbagai kegiatan yang dilaksanakan seperti lomba dan senam bersama, cek gula darah, talkshow, hingga doorprize.
“Peserta yang hadir cukup banyak. Terus bertambah, dan ada 450 orang yang registrasi ulang, serta beberapa rekan tim yang menginfokan ada rombongan lagi 70 sampai 80 orang peserta yang mau datang walaupun sudah terlewat untuk senam. Enggak ada masalah,” kata Yunita.
Diterangkannya, rangkaian kegiatan lebih tepatnya ingin mengedukasi kepada seluruh pelanggan dan masyarakat bahwa 4 sendok takar Diabetasol dalam 2 kali sehari digaungkan. Juga mengedukasi tentang 5 pilar diabetes.
“Ada senam dan talkshow mengundang dokter spesialis, konsultan diabetik, dr Mardianto, spesialis penyakit dalam. Kemudian menu kreasi yang dijelaskan ahli gizi, manager dari RSCA yang bekerja sama dengan kita. Ada senam dan doorprize,” terangnya.
Yunita menuturkan, target dari kegiatan kali ini lebih kepada edukasi untuk masyarakat mengenai pentingnya menjaga gula darah. Karena bagi diabetesis, jika bisa menjaga gula darah maka akan terhindar dari komplikasi.
“Pada acara ini, kita ingin memberikan edukasi bahwa setelah pulang dari sini harus menerapkan pola hidup sehat dan menerapkan 5 pilar yang diedukasi. Untuk Diabetasol mengganti makan siang dan malam hari. Posisi Diabetasol membantu diabetasis saat pagi hari, supaya memulai hari dengan asupan yang tepat,” sebutnya.
Yunita menerangkan, sebenarnya diabetes jangan banyak larangan karena akan stres, dan gula darah bisa naik kalau stres. Dilihat dari data nasional, penderita diabetes saat ini kurang lebih ada 10 juta orang di Indonesia. Salah satu kota yang paling besar adalah Medan, setelah itu di bagian Timur juga tinggi.
“Tapi Medan angkanya cukup signifikan. Ada beberapa kota besar di Indonesia, Medan, Jakarta, dan di Indonesia Timur. Makanan dan lifestyle juga bisa memicu diabetes, tapi sebenarnya bisa dikreasikan agar tidak berbahaya untuk diabetasis dengan dikreasikan. Diabetasol memiliki beberapa produk mulai dari susu, sweetener pengganti gula dan wafer,” sebutnya.
Sebelumnya, Kamis (14/7), Branch Head Diabetasol Cabang Medan, Sekti Aji Wibowo menjelaskan, kegiatan dilaksanakan di Lapangan Citra Garden dimulai dengan talkshow edukasi mengenai terapi farmakologis dan nutrisi, kemudian aktivitas fisik seperti senam, pengecekan gula darah rutin, hingga konsultasi gratis dengan health expert.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pengecekan-gula-darah.jpg)