Berita Populer Hari Ini

Berita populer Hari Ini, Ayah Rudapaksa Putrinya hingga Hamil 7 Kali, Transpuan Diperas Polisi

Berita populer Tribun Medan hari ini dimulai dari Terbongkar Alasan Rudi Setubuhi Putri Kandungnya hingga Hamil 7 Kali, Bukan Nafsu, Istrinya Terlibat

Tayang:
KOLASE/TRIBUN MEDAN
Inilah tampang ayah bernama Rudi (57) inses dengan anak kandung nya sampai punya 7 anak di Banyumas. 

TRIBUN-MEDAN.com - Berita populer Tribun Medan hari ini dimulai dari Terbongkar Alasan Rudi Setubuhi Putri Kandungnya hingga Hamil 7 Kali, Bukan Nafsu, Istrinya Terlibat

Selanjutnya, Ikut KFC Danau Toba Rally 2023, Bintang Barlean Akui Track Menantang

Ketiga, Usai Mimpi Satu Kereta dengan Megawati, Mendadak SBY Sebut Cawe-Cawe Jokowi Tak Salah: Hak Presiden

Keempat, TERUNGKAP, Ternyata Ini Pemicu Ilkay Guendogan Pilih Gabung Barcelona Meski Man City Treble Winners

Kelima, Usai Diperas Polisi Rp 50 Juta, Dua Waria Ini Dapat Intimidasi Dua Perwira Menengah Polisi

Berikut 5 Berita Populer Tribun Medan hari ini:

1. Terbongkar Alasan Rudi Setubuhi Putri Kandungnya hingga Hamil 7 Kali, Bukan Nafsu, Istrinya Terlibat

Inilah tampang ayah bernama Rudi (57) inses dengan anak kandung nya sampai punya 7 anak di Banyumas.
Inilah tampang ayah bernama Rudi (57) inses dengan anak kandung nya sampai punya 7 anak di Banyumas.(KOLASE/TRIBUN MEDAN)

TRIBUN-MEDAN.com - Kasus inses di Banyumas menguak fakta baru. Rudi (57) pelaku pembunuh 7 bayi dari hasil inses dengan putri kandungnya ternyata memiliki motif aneh. 

Ia menghamili putrinya bukan sekadar nafsu, tetapi ada arahan dari dukun agar mendapatkan kekayaan. 

Rudi berhubungan inses dengan anak kandungnya berinisial E (26) gegerkan warga di Banyumas Jawa Tengah.

Adapun dari hasil hubungan inses tersebut, E sempat melahirkan 7 kali dimana semua bayinya lantas dibunuh Rudi.

Melansir dari Kompas.com, Senin (26/6/2023) Rudi dikampungnya dikenal sebagai seorang dukun pengobatan.


Baca Selengkapnya

2. Ikut KFC Danau Toba Rally 2023, Bintang Barlean Akui Track Menantang

Pembalap muda asal Kepri, Bintang Barlean asal tim BART (dua dari kiri) foto di podium KFC Danau Toba Rally 2023 bersama navigatornya Anondo Eko (tiga dari kiri), Wagub Sumut, Musa Rajekshah, di Aek Nauli, Parapat, Minggu (25/6/2023).
Pembalap muda asal Kepri, Bintang Barlean asal tim BART (dua dari kiri) foto di podium KFC Danau Toba Rally 2023 bersama navigatornya Anondo Eko (tiga dari kiri), Wagub Sumut, Musa Rajekshah, di Aek Nauli, Parapat, Minggu (25/6/2023).(HO)

TRIBUN-MEDAN.com,SIMALUNGUN- Perally muda asal Kepulauan Riau, Bintang Barlean mengungkap, lintasan yang berada di Aek Nauli TPL, Parapat, sangat menantang.

Bahkan bilangnya, untuk menaklukkannya mesti bermain secara strategi.

Hal itu ia ungkapkan usai beraksi di ajang Kejurnas KFC Danau Toba Rally 2023, Minggu (25/6/2023) sore.

Bintang mengaku, tidak bisa hanya bermain mengandalkan kecepatan dalam kompetisi itu.

"Ini bukan pengalaman pertama saya di Rally Danau Toba, saya mengikutinya dari 2021. Dengan kontur tanah yang berbeda-beda di setiap SS (special stage), Danau Toba ini sesungguhnya track yang menantang, ya," katanya kepada Tribun Medan, Minggu (26/6/2023).


Baca Selengkapnya

3. Usai Mimpi Satu Kereta dengan Megawati, Mendadak SBY Sebut Cawe-Cawe Jokowi Tak Salah: Hak Presiden

PRESIDEN Joko Widodo (kiri) menerima kunjungan Ketua Umum DPP Partai Demokrat yang juga Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) di Istana Merdeka, beberapa waktu lalu.
PRESIDEN Joko Widodo (kiri) menerima kunjungan Ketua Umum DPP Partai Demokrat yang juga Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (kanan) di Istana Merdeka, beberapa waktu lalu.(TRIBUNNEWS/BIRO PERS/CAHYO BRURI SASMITO)

TRIBUN-MEDAN.com - SBY memberikan pernyataan bahwa cawe-cawe Presiden Jokowi tak salah. Pernyataan ini tentu berbanding terbalik dengan sikap yang dahulu. 

Apalagi Demokrat berada di kubu Koalisi Perubahan atau pun oposisi pemerintah. Kini SBY tampak mulai mendekatkan diri dengan Jokowi setelah mengungkapkan mimpi satu kereta dengan Megawati dan Jokowi. 

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyatakan sikap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melakukan kerja politik mendukung bakal calon presiden (capres) tertentu bukan sebuah kesalahan.

"Adalah hak Presiden Jokowi untuk memberikan endorsement kepada siapapun untuk menjadi Capres dan atau Cawapres. Tidak boleh endorsement yang berarti dukungan dan 'keberpihakan' itu dianggap keliru," kata SBY dalam tulisannya yang berjudul "Pilpres 2024 dan Cawe-cawe Presiden Jokowi)" yang disampaikan kepada kader Partai Demokrat dalam forum Mimbar Demokrat di Jakarta, Senin (26/6/2023).

"Jika untuk menyukseskan 'jago' yang didukungnya Presiden Jokowi melakukan kerja politik, menurut pendapat saya itu juga tidak keliru," lanjut SBY.


Baca Selengkapnya

4. TERUNGKAP, Ternyata Ini Pemicu Ilkay Guendogan Pilih Gabung Barcelona Meski Man City Treble Winners

Sudah Enak di Man City, Ilkay Guendogan Malah Gabung ke Barcelona, Satu Hal Ini Ternyata Jadi Pemicunya. Bek Inggris Manchester City John Stones (kiri) merayakan dengan pencetak gol gelandang Jerman Manchester City Ilkay Gundogan setelah gol kedua selama pertandingan sepak bola final Piala FA Inggris antara Manchester City dan Manchester United di stadion Wembley, di London, pada 3 Juni 2023. (Adrian DENNIS/AFP)
Sudah Enak di Man City, Ilkay Guendogan Malah Gabung ke Barcelona, Satu Hal Ini Ternyata Jadi Pemicunya. Bek Inggris Manchester City John Stones (kiri) merayakan dengan pencetak gol gelandang Jerman Manchester City Ilkay Gundogan setelah gol kedua selama pertandingan sepak bola final Piala FA Inggris antara Manchester City dan Manchester United di stadion Wembley, di London, pada 3 Juni 2023. (Adrian DENNIS/AFP)((Adrian DENNIS/AFP))

TRIBUN-MEDAN.COM - Meraih treble winners bersama Manchester City ternyata tak membuat Ilkay Gundogan memilih bertahan. Akan tetapi, pilar Timnas Jerman itu malah pergi dan bergabung ke Barcelona. 

Padahal, bersama tim sekelas Man City, bukan tak mungkin Ilkay Guendogan bakal kembali meraih segudang trofi lagi.

Apalagi Ilkay Guendogan sebenarnya sedang menjalani masa yang menyenangkan bersama Manchester City.

Usut punya usut, ada satu alasan yang membuat Guendogan akhirnya gabung ke El Barca.

Teka-teki mengenai masa depan kapten Manchester City, Ilkay Guendogan, akhirnya terjawab.


Baca Selengkapnya

5. Usai Diperas Polisi Rp 50 Juta, Dua Waria Ini Dapat Intimidasi Dua Perwira Menengah Polisi

Ekspresi Kombes Budiman Bostang Panjaitan saat diwawancarai dugaan dia mengintimidasi transpuan bernama Deca sehari setelah dia membuat laporan soal dugaan pemerasan Rp 50 juta oleh personel Polda Sumut.
Ekspresi Kombes Budiman Bostang Panjaitan saat diwawancarai dugaan dia mengintimidasi transpuan bernama Deca sehari setelah dia membuat laporan soal dugaan pemerasan Rp 50 juta oleh personel Polda Sumut.(TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO)

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dua waria bernama Deca alias Kamal Ludin dan Fury alias Rianto, yang melapor setelah diperas Rp 50 juta oleh personel Polda Sumut merasa diintimidasi perwira menengah Polda Sumut.

Intimidasi dialami waria setelah Kombes Budiman Bostang Panjaitan dan AKBP Budi mendatangi indekos Deca pada Sabtu 24 Juni kemarin.

Kedua perwira menengah Polri itu disebut menggedor-gedor pintu indekos Deca.

Saat itu Deca menolak membuka pintu karena merasa mereka seharusnya menghubungi kuasa hukumnya, karena telah didampingi pengacara.

Namun lantaran ketakutan, Deca akhirnya menghubungi kuasa hukumnya dari lembaga bantuan hukum (LBH) Medan.


Baca Selengkapnya


(*/Tribun Medan)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved