Jemaah Haji
Pasutri Penjual Mie Sop Naik Haji, Keluarga Berangkatkan Penuh Haru dan Bangga
Sumani (66) yang lebih dikenal dengan Pak Danang bersama istrinya, Saminem (66) telah memiliki niat ke Tanah Suci sejak dua puluh tahun lalu.
Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Randy P.F Hutagaol
Pak Danang Mengaku Terharu
Keberangkatannya ke Tanah Suci membuat Pak Danang merasa terharu dan bangga akan perjuangan dan dukungan keluarga.
Saat ia bercerita perjalanan hidupnya hingga akan berangkat ke Tanah Suci, Pak Danang ingin menangis karena terharu. Sejak awal, puteranya yang ketiga telah memantau keberangkatan Pak Danang dan istrinya.
“Saya bangga dengan keluarga yang bisa memberangkatkan kami ke Tanah Suci. Dengan segala perjuangan selama ini, kami berdua dapat jatah ke Tanah Suci. Anak saya terus pantau kapan kami akan berangkat,” sambungnya.
“Pertama, anakku bilang bahwa kami berangkat tahun 2025. Lalu, ia dapat informasi bahwa kami akan berangkat tahun 2024, berarti dimajukan setahun dari jadwal sebelumnya. Lalu, yang terakhir kali, ia bilang tahun ini, tahun 2023,” terangnya.
Ia juga menyebutkan, pihaknya sudah lakukan acara keluarga sebelum keberangkatan. Semisal, ia mengajak sanak keluarga untuk acara tepung tawar dan penyampaian doa jelang keberangkatan ke Tanah Suci.
Dengan keberangkatan ke Tanah Suci, ia berharap anak-anaknya juga bisa mengikuti jejak mereka, berangkat ke Tanah Suci.
“Kita berharap, anak-anak dan cucu dapat berangkat ke Tanah Suci untuk Ibadah Haji. Di sana, kami akan bawa mereka dalam doa-doa,” pungkasnya.
(cr3/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pak-Danang-bersama-istrinya-sedang-berada-di-rumah-sebelum-keberangkatan-ke-Tanah-Suci.jpg)