Konflik Gereja HKBP

Kisruh Gereja HKBP Pabrik Tenun, Jemaat Kesal, Minta Kapolda Sumut Tuntaskan Laporan

Konflik internal Gereja HKBP Pabrik Tenun tak berkesudahan. Kini jemaat geruduk Polda Sumut pertanyakan laporan yang mengendap

Tayang:
Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Seratusan jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Jalan Pabrik Tenun Medan berunjukrasa di depan pintu masuk gedung Polda Sumut, Senin (20/2/2023). Mereka menuntut lima laporan yang melaporkan pendeta gereja berinisial RS ke Polda Sumut segera diproses. 

"Apa dasar polisi melakukan penangkapan di tanggal 21 Mei itu. Terlalu refresif tidak manusiawi, ini akan kita laporkan, apabila tidak ada penyelesaian kita ajan laporkan ke Komnas HAM ini semua," ucapnya.

Selain itu, ia juga menyampaikan harapan para jemaat yakni mengganti Pendeta Rumondang Sitorus karena dirasa tidak sejalan lagi dengan para jemaat gereja.

"Jadi harap jemaat sederhana, tidak memilih pendeta siapa pun, bagaimana jemaat mendengar kotbah sedangkan di hati sudah panas. Mereka berharap gantilah, kenapa dipertahankan ini pendeta atau pindahkan siklus," kata Dwi 

Ditegakkannya, apabila persoalan ini tidak selesai pihaknya akan menggugat Pendeta Rumondang Sitorus ke pengadilan Negeri (PN) Medan.

"Kita akan surati Ephorus minta di audiensi, kalau tidak ditanggapi kita akan lakukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Medan," pungkasnya.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved