Konflik Gereja HKBP
Kisruh Gereja HKBP Pabrik Tenun, Jemaat Kesal, Minta Kapolda Sumut Tuntaskan Laporan
Konflik internal Gereja HKBP Pabrik Tenun tak berkesudahan. Kini jemaat geruduk Polda Sumut pertanyakan laporan yang mengendap
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- Seratusan jemaat Gereja HKBP Pabrik Tenun menggeruduk Polda Sumut.
Para jemaat Gereja HKBP Pabrik Tenun ini merasa laporan yang mereka layangkan mengendap tidak diproses hukum.
Saat melakukan aksi, para jemaat membawa poster dan balon.
Poster itu berisikan doa dan harapan, agar kiranya laporan mereka bisa berjalan dan diproses hukum.
Dalam kasus ini, jemaat Gereja HKBP Pabrik Tenun kabarnya melaporkan Pendeta Rumondang Sitorus.
Baca juga: Jemaat Gereja HKBP Pabrik Tenun Tuding Polda Sumut Bertindak Represif, Teriakan Histeris Ada Preman
Ini adalah kasus lama, yang kemudian berujung pada pengaduan polisi.
"Kegiatan ini simbolis. Mereka ingin menunjukkan pada Kapolda Sumut yang mungkin tidak ditempat, berharap agar Kapolda Sumut tidak mengecewakan mereka," kata Dwi Ngai Sinaga, kuasa hukum jemaat Gereja HKBP Pabrik Tenun, Senin (20/2/2023) siang.
Ia mengatakan, laporan yang dilayangkan jemaat Gereka HKBP Pabrik Tenun masih berkaitan dengan kisruh yang terjadi beberapa waktu lalu.
"Ini aksi kedua sebenarnya, jemaat akan hadir 300-400 orang. Tetapi karena mengingat permohonan-permohonan bahwa jangan banyak-banyak, kami kooperatif. Yang penting aspirasi kami didengar," kata Dwi Ngai.
Baca juga: KONFLIK Lagi, Jemaat Gereja HKBP Pabrik Tenun Minta Ephorus Gantikan Pendeta Rumondang Sitorus
Konflik di Gereja HKBP Pabrik Tenun
Konflik jemaat Gereja HKBP Pabrik Tenun Medan dengan pimpinan gereja, Pendeta Rumondang Sitorus sempat memanas.
Para jemaat sempat mengelar aksi protes dengan cara ke luar saat pimpinan gereja tersebut berkotbah dalam ibadah Minggu pagi.
Kuasa hukum para jemaat, Dwi Ngai Sinaga menjelaskan, protes tersebut dilakukan karena kecewa dengan sikap Pendeta Rumondang Sitorus.
"Inside hari Minggu itu merupakan tindakan yang sudah beberapa kali dilakukan oleh Jamaat. Mereka sudah pernah melakukan beberapa kali protes terhadap pendeta yang menjabat itu," kata Dwi kepada Tribun-medan, Senin (27/6/2022) silam.
Baca juga: PH Jemaat Gereja HKBP Pabrik Tenun Beberkan Kronologis Konflik Dengan Pendeta Rumondang Sitorus
Ia mengatakan, para jemaat menuding pendeta tersebut telah melakukan sejumlah pelanggaran terhadap ketentuan aturan di HKBP.
"Puncaknya ini sebenarnya kejadiannya ketika arogansi pendeta Rumondang mengganti calon sintua yang sudah belajar hampir setahun, diberhentikan 10 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jemaat-Gereja-HKBP-Pabrik-Tenun-geruduk-Polda.jpg)