Brigadir J Ditembak Mati
Brigjen Hendra Difasilitasi Jet Pribadi Diduga oleh Bos Judi, Jalani Tugas Kotor dari Ferdy Sambo
Brigjen Hendra Kurniawan terkenal setelah terbongkar memiliki gaya hidup meewah. Ia terpantau sering gonta-ganti mobil pribadi.
TRIBUN-MEDAN.com - Brigjen Hendra Kurniawan terkenal setelah terbongkar memiliki gaya hidup meewah. Ia terpantau sering gonta-ganti mobil pribadi.
Gaya hidup mewah Brigjen Hendra terungkap ketika rapat Kapolri dengan komisi III DPR RI waktu lalu.
Brigjen Hendra Kurniawan merupakan mantan anak buah Ferdy Sambo di Div Propam Polri. Ia sempat menjabat sebagai Karo Paminal di Div Propam Polri.
Kini suami dari Seali Syah itu bersiap menghadapi sidang kode etik sebagai tersangka obstruction of justice atau menghalang-halangi penyelidikan pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat.
Ia turut membantu Ferdy Sambo untuk menghilangkan jejak sebagai otak pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat pada 8 Juli 2022 lalu.
Brigjen Hendra Kurniawan juga sebagai perwira tinggi polisi yang ditugaskan Ferdy Sambo mengantarkan jenazah Brigadir Yosua ke kampung halamannya di Jambi.
Warganet geram dengan Hendra Kurniawan yang melarang orangtua untuk membuka peti jenazah Brigadir Yosua. Ia juga yang menyampaikan kebohongan kepada keluarga bahwa Brigadir Yosua Hutabarat meninggal setelah baku tembak dan melakukan pelecehan ke istri Ferdy Sambo.
Baca juga: SBY Dinilai Playing Victim Soal Pemilu 2024, Aria Bima: Mungkin Dia Ketakutan
Baca juga: Adik Brigadir J Banjir Dukungan, Bripka LL alias Reza Hutabarat Berjuang Demi Keadilan Sang Kakak
Brigjen Hendra Naik Pesawat Jet Pribadi Milik Mafia ke Jambi
Terungkap fakta baru bahwa, Brigjen Hendra pergi ke Jambi dengan menggunakan pesawat jet pribadi.
Indonesia Police Watch (IPW) telah meminta Timsus Polri untuk mengusut soal penyedia private jet yang diduga digunakan mantan Karopaminal Divisi Propam Polri, Brigjen Hendra Kurniawan untuk ke Jambi.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakui itu sudah bagian dari materi pendalaman Timsus Polri.
“Itu bagian dari materi Timsus, khususnya Biro Pengawasan dan Pembinaan Profesi (Wabprof Divisi Porpam Polri),” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Senin (19/9/2022).
Berdasarkan keterangan tertulis IPW, saat awal kasus kematian Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat pada tanggal 11 Juli 2022, Brigjen Hendra diduga menggunakan private jet untuk mendatangi rumah keluarga Brigadir J.
Baca juga: NGERI, Uang Gubernur Papua Lukas Enembe Mengalir ke Kasino Judi sampai Rp 560 Miliar
Baca juga: Akhirnya Ferdy Sambo Tanggapi Soal Hubungannya dengan Nikita Mirzani, Mencuat Rekaman WhatsApp
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Seali-Syah-dan-Suami-Brigjen-Hendra.jpg)