Bocah Terpapar HIV AIDS
Bocah Perempuan Dijual ke Acek-acek Diduga Jadi Budak Nafsu dan Terpapar HIV/AIDS, Kasat: Kami Usut
Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku fathir Mustafa berjanji akan mengusut kaus bocah dijual ke acek-acek hingga terpapar HIV/AIDS
Dari cerita yang didapat Tribun-medan.com, JA kecil mulanya tinggal berdua bersama sang ibu.
Sebagai orangtua tunggal, sang ibu bekerja banting tulang untuk menghidupi JA.
Lama hidup sendiri, sang ibu kemudian pacaran dengan laki-laki baru.
Dari sinilah mimpi buruk JA berawal.
Baca juga: LPSK Menduga Oknum TNI di Langkat Ikut Terlibat Perdagangan Manusia
Setelah berpacaran dengan laki-laki baru, si pria justru tidak bekerja.
Pacar baru si ibu justru memiliki banyak utang dimana-mana.
Ketika JA berusia 7 tahun, sang ibu meninggal dunia karena sakit.
Setelah ditinggal wafat sang ibu, JA hidup bersama pacar ibunya, dan dua saudara tirinya.
Mereka kerap berpindah-pindah tempat menghindari penagih utang, yang selalu datang mencari ayahnya.
Sebelum berpindah tempat, JA sempat tinggal di rumah neneknya berinisial KT.
Baca juga: Kena Jebakan Polisi, Tiga Tersangka Perdagangan Manusia di Media Sosial Masuk Bui
Nahas, saat tinggal bersama sang nenek, JA justru diduga jadi korban pencabulan CA, adik sang nenek.
Usai tinggal di rumah sang nenek dan berpindah tempat, JA kemudian dititipkan kepada AL.
AL adalah paman JA.
Menurut informasi, AL ini keponakan dari nenek JA berinisial KT.
Selama tinggal dengan AL, JA justru dijual ke acek-acek.
Baca juga: DUA Tersangka Kasus Perdagangan Manusia Diamankan Polisi, Para Korban Dijanjikan Kerja di Malaysia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/diperkosa-dokter-dan-perawat_rudapaksa-pasien-covid.jpg)