Update Kasus Pembunuhan Brigadir J

Ibu Yosua Terabaikan, Irma Hutabarat Heran Komnas Perempuan Lebih Bela Putri Candrawathi tak Ditahan

Komnas Perempuan pun dikritik karena mengabaikan Ibu Yosua Hutabarat. Komnas Perempuan Condong Bela Putri Candrawathi tak Ditahan

Editor: Salomo Tarigan
Tribun Jambi
Ibunda Nofriansyah Yosua Hutabarat memeluk peti jenazah anaknya, yang tewas ditembak di Jakarta. Yosua dimakamkan di Sungai Bahar, Senin (11/7/2022) 

TRIBUN-MEDAN.com - Bukan hanya Bareskrim Polri yang jadi sasaran kritik karena tersangka Putri Candrawathi tidak ditahan.

Komnas Perempuan pun dikritik karena mengabaikan Ibu Yosua Hutabarat.

Komnas Perempuan Condong Bela Putri Candrawathi tak Ditahan

Irma Hutabarat, aktivis Srikandi Indonesia Bersatu menyoroti tersangka kasus pembunuhan berencana Putri Candrawathi yang belum ditahan.

Baca juga: Putri Candrawathi tak Ditahan Bukti Kekuatan Ferdy Sambo? Ingat Baiq Nuril Ditahan, DPR Kritik Polri

Keluarga Brigadir J dan Putri Candrawathi
Keluarga Brigadir J dan Putri Candrawathi (Ho/ Tribun-Medan.com)

Menurutnya, sudah jelas bahwa istri Ferdy Sambo itu melakukan kejahatan yang luar biasa terhadap Brigadir J.

"Mlihat latar belakang dari peristiwa ini bukan pidana biasa Pak Mahfud bilang ini ekstra ordinary crime. Apa kita terapkan equality before the law apa kita melecehkannya?" kata Irma dalam tayangan Perempuan Bicara di tvOne, Jumat (2/9/2022).

Baca juga: DISINDIR Kamaruddin Simanjuntak, Putri Candrawathi tak Masuk Penjara karena Istri Ferdy Sambo?

Menurutnya, pelecehan hukum yang dilakukan Putri Candrawathi sudah dimulai dari awal laporan palsu skenario pelecehan seksual.

"Putri Sambo ini sudah berbohong sejak awal. Dia berpura-pura sebagai korban, yang namanya korban ngga pernah menghilangkan barang bukti. Hanya pelaku yang menghilangkan barang bukti," katanya.

Selain itu Irma menilai, Putri sama sekali tidak kooperatif.

Dirinya menyebut apa yang dilakukan Putri melecehkan asas persamaan terhadap hukum.

"Oke sekarang alasan (penyidik) bisa subjektif. Tapi Kapolri berjanji di depan DPR dia akan kembalikan citra Polri. Saya jadi bertanya ini bercanda apa ngga sih? Kasus ini benar-benar menentukan citra kepolisian tapi yang dilakukan bertolak belakang," kata Irma.

Menurutnya alasan kemanusiaan lantaran memiliki anak kecil tidak bisa digunakan kepada Putri Candrawathi.

 "Memang cuma dia yang punya anak kecil? Kalau dibandingkan dengan yang lain engga pernah ada nyonya jenderal dalam kasus pembunuhan berencana, tidak membuat tatanan hukum menjadi runtuh," ujarnya.

Baca juga: DISIARKAN LANGSUNG Piala Dunia 2022, Duel Pembuka Senegal vs Belanda, Jadwal Lengkap 32 Negara

Irma juga menyebutkan, tidak pantas membandingkan perbuatan yang dilakukan Putri Candrawathi dengan Vanessa Angel atau Angelina Sondakh.

"Mereka itu ngga membunuh orang kok," ujarnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved