Smartphone Xiaomi

XIAOMI Dikabarkan bakal Punya Sub-brand Baru, Berikut Bocorannya

Penambahan sub-brand Xiaomi ini disinyalir akan mencakup smartphone dan tablet yang baru.

Reska K. Nistanto/KOMPAS.com
Seorang pramuniaga Mi Home, toko aksesoris dan experience center Xiaomi di Beijing, sedang melayani konsumen. 

TRIBUN-MEDAN.com - Xiaomi sejauh ini sudah memiliki sub-brand di lini smartphone-nya yaitu Poco dan Redmi.

Namun, baru-baru ini Xiaomi dikabarkan bakal memiliki sub-brand baru.Laporan ini dipublikasikan oleh media asal India, The Mobile Indian.

Menurut salah seorang sumber yang disebut mengetahui hal tersebut, penambahan sub-brand Xiaomi ini disinyalir akan mencakup smartphone dan tablet yang baru.

Baca juga: PENYIDIK Polda Sumut Terbang ke Makassar, Pelaku Skimming Bank Sumut Diduga Ditangkap Polda Sulsel

Bedanya dengan Poco dan Redmi, smartphone yang berada di bawah sub-brand anyar ini akan menggunakan sistem operasi yang "mendekati Android stock".

Artinya, OS yang digunakan akan lebih ringan karena minim bloatware dan minim "modifikasi".

Pakai chipset Snapdragon seri 7

Selain sistem operasi, hal lain yang membedakan adalah penggunaan chipset pada perangkat di bawah sub-brand anyar tersebut.

Smartphone yang dijual nantinya akan menggunakan chipset kelas menengah Snapdragon seri 7.

Artinya, smartphone tersebut diperkirakan bakal dipatok seharga 15.000 rupee sampai 25.000 rupee alias sekitar Rp 2,7 juta hingga Rp 4,6 juta. Poco dan Redmi sebenarnya juga berada di rentang harga yang sama seperti dilansir dari Kompas, Selasa (30/8/2022).

Konon smartphone yang ada di bawah sub-brand baru ini nantinya akan diproduksi di India. Besar kemungkinan juga akan dipasarkan di negara tersebut.

Baca juga: RESMI Dirilis, Berikut Spesifikasi Vivo Y16 4G yang Usung Kapasitas Baterai 5000 mAh

Menurut sumber, kehadiran sub-brand ini untuk menyasar "para penggemar teknologi". Nah, dirangkum KompasTekno dari Gadgets 360, Kamis (25/8/2022), “penggemar teknologi” di sana didominasi oleh pencinta ponsel Google Pixel dan OnePlus.

Kehadiran sub-brand ini diproyeksikan untuk mengisi ceruk yang mulai ditinggalkan oleh Pixel dan OnePlus, seiring dengan popularitas yang menurun.

Xiaomi sendiri sebenarnya pernah memproduksi ponsel dengan sistem operasi Android murni yakni Mi A1 yang dirilis pada 2017. Kemudian penerusnya, Mi A2, dirilis pada 2018.

Namun, hal ini masih bersifat bocoran, kemungkinan akan ada perubahan/penambahan informasi di masa mendatang.

Xiaomi sendiri juga belum mengumumkan atau memperlihatkan tanda-tanda untuk meluncurkan smartphone bikinannya menggunakan sub-brand baru.

(*/Tribun Medan)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved