W20 di Danau Toba
Delegasi W20 Summit Manortor di Huta Siallagan Samosir, Kampung yang Dibentuk Sekitar 400 Tahun Lalu
Huta Siallagan terletak di Desa Siallagan Pinda Raya, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara (Sumut).
Penulis: Angel aginta sembiring | Editor: Ayu Prasandi
Sebab jika kayu tumbuh menjadi pohon, maka dipastikan ada air. Karena air sumber penghidupan.
Saat ini masih banyak peninggalan sejarah di Huta Siallagan. Peninggalan sejarah tersebut tersimpan di museum, salah satu Rumah Bolon, yang berada di areal Huta Siallagan. Kemudian ada juga kursi dan meja batu yang dahulunya digunakan oleh para raja untuk bersidang.
“Dahulu, kalau ada persoalan-persoalan di wilayah ini, disidang di batu itu. Setelah diputuskan, makan dilakukan ekskusi. Tempat eksekusi juga saat ini masih ada,” sebutnya.
Baca juga: Diundang ke W20, Manajer Karo United Berbagi ke Wanita Sedunia Soal Sepakbola dan Wirausaha
Huta Siallagan sendiri memiliki luas sekitar 1,5 hingga 2 hektare, dan masih berdiri tegak sejumlah Rumah Bolon, bahkan salah satu bangunannya ada yang sudah berusia ratusan tahun, dan ditempati oleh para keluarga dan keturunan-keturunan raja.
Soal kunjungan delegasi W20 Summit ke Huta Siallagan, Melani mengaku sangat bangga. Diharapkannya, para delegasi bisa mengenalkan Huta Siallagan ke dunia.
“Untuk di Huta Siallagan ini, peran perempuan juga sangat bagus, mereka juga banyak terlibat dalam pengembangan wisata di sini,” pungkasnya.
(cr9/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Potret-suasana-kemeriahan-para-delegasi-W20-Summit-saat-manortor.jpg)