Berita Internasional

Krisis Bahan Bakar Melanda Sri Lanka, 26 Perjalanan Kereta Api Dibatalkan

Kepala Stasiun Kereta Api Sri Lanka dan staf junior kesulitan melaksanakan tugas mereka, lantaran terjadi krisis bakar yang melanda negara tersebut.

Sri Lanka Railways
Sebanyak 26 perjalanan kereta api di Sri Lanka pada Rabu kemarin dibatalkan, usai krisis bahan bakar melanda negara tersebut. 

TRIBUN-MEDAN.com - Kepala Stasiun Kereta Api Sri Lanka beserta staf junior kesulitan melaksanakan tugas mereka, lantaran terjadi krisis bakar yang melanda negara tersebut.

Imbasnya terhadap perjalanan kereta api di Sri Lanka.

Sebanyak 26 layanan kereta api, termasuk kereta api kantor maupun antar kota yang dijadwalkan beroperasai pada Rabu (29/6/2022) kemarin dibatalkan.

Baca juga: PM Sri Lanka Sebut Negaranya Jatuh ke Titik Terendah, Kekurangan Bahan Bakar, Listrik dan Makanan

Baca juga: Krisis Cadangan Bahan Bakar, Pemerintah Sri Lanka Liburkan Sekolah dan Layanan Pemerintah

Adapun layanan kereta api yang dibatalkan yakni rute Benteng Colombo-Wadduwa, Benteng Colombo-Veyangoda, Benteng Colombo-Ambepussa, Benteng Colombo-Chilaw, Benteng Colombo-Madampe.

Kereta angkutan penumpang dan pos rute Benteng Colombo dan Avissawella, serta 6 layanan kereta api antara Benteng Colombo-Panadura dan Colombo Fort-Rabukkana juga dibatalkan.

Begitu pula dengan kereta api ekspres antarkota yang dijadwalkan berangkat ke Batticaloa dan Kankesanthurai (KKS) dari Benteng Colombo juga dibatalkan.

Dikutip dari laman www.dailymirror.lk, Kamis (30/6/2022), berhentinya layanan kereta api memang saat ini telah dimulai.

Namun Kepala Stasiun dan staf juniornya berusaha untuk mengatasi situasi semaksimal mungkin agar layanan tetap bekerja secara optimal.

Baca juga: Krisis Ekonomi di Sri Lanka Semakin Memburuk, Kehabisan Stok BBM

Baca juga: SELAIN Sri Lanka, Ada 60 Negara Diambang Kebangkrutan, Presiden Jokowi Minta Semua Persiapkan Diri

Di sisi lain, mayoritas staf perkeretaapian tidak memiliki tempat tinggal resmi.

Ketiadaan bahan bakar tentunya dapat menimbulkan masalah pada mereka yang akan bekerja.

Oleh karena itu, keterlambatan pengoperasian kereta api, ketidakmampuan untuk menerbitkan tiket, kegagalan atau keterlambatan pengiriman untuk kebutuhan penumpang dapat mempengaruhi layanan transportasi kereta api.

Mirisnya situasi tersebut diperparah, baik departemen maupun pemerintah belum mengambil langkah-langkah untuk memperkenalkan metode penyediaan bahan bakar cepat bagi karyawan perkeretaapian yang menjadi moda transportasi utama saat ini di negara itu.

Serikat pekerja pun menekankan bahwa pembatalan kereta api di waktu mendatang lebih mungkin terjadi jika masalah ini tidak segera ditangani.

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul 26 Layanan Kereta Api di Sri Lanka Dibatalkan karena Kekurangan Pasokan Bahan Bakar

 
 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved