MotoGP 2022
Ternyata Manajer Marah Sasar Marc Marquez di MotoGP Americas, Padahal Rekam Jejak Marquez Bagus
Sang manajer punya alasan untuk merasa marah dengan pencapaian Marc Marquez pada MotoGP Americas.
TRIBUN-MEDAN.com - Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, dipuji karena pencapaiannya pada MotoGP Americas.
Namun, sang manajer punya alasan untuk merasa marah.
Baca juga: Siapa Emak-emak Disebut Provokator di Aksi 11 April, Pihak Ade Armando Desak Polisi Tangkap
Posisi finis keenam yang diraih Marc Marquez pada balapan seri keempat MotoGP Americas (10/4/2022) menimbulkan perasaan yang campur aduk.
Baca juga: JELANG MotoGP Portugal 2022, Murid Rossi Menerawang, Enea Bastianini Bisa Jadi Pawang Marquez
Sejumlah pihak mengapresiasi setelah melihat keberhasilan Marquez bangkit dari posisi buncit.
Masalah teknis pada motor membuat Marquez kehilangan kecepatan sesaat ketika start sehingga turun ke urutan ke-24 pada awal balapan.
Baca juga: Lili Pintauli Dilaporkan, Diduga Terima Gratifikasi MotoGP Mandalika, ICW: Bisa Dipidana
Untungnya Marquez punya keunggulan tersendiri ketika mengaspal di sirkuit yang didominasi tikungan kiri seperti Circuit of The Americas (COTA).
Marquez sebenarnya bisa naik satu posisi lagi kalau fisiknya tidak menyerah untuk menutup gap 0,5 detik dari Francesco Bagnaia di urutan kelima.
Sementara sisanya merasa finis di posisi keenam merupakan sebuah kegagalan bagi Marquez.
Pasalnya, Marquez punya rekam jejak bagus pada MotoGP Americas dengan menang 7 kali dari 8 kesempatan sebelum akhir pekan lalu.
Marquez pun percaya diri bisa mengejar kemenangan jika tak mendapat kendala saat start.
Baca juga: Sejumlah Artis Hidup tanpa Ginjal Lengkap, Ada Vidi Aldiano hingga Acha Septriasa
"Saya tidak suka bilang bahwa tanpa masalah saat start saya seharusnya bisa menang," ujar Marquez, dilansir dari GPOne.
"Akan tetapi saya punya ritme untuk mencobanya. Untuk berada di podium tentunya bisa," sambung Si Semut dari Cervera.
Emilio Alzamora selaku manajer Marquez berada di pihak yang kedua.
Mantan pembalap juara GP125 itu secara pribadi malah merasa kesal karena Marquez tak mampu memaksimalkan potensinya.
Baca juga: Tarif Listrik Akan Naik, Siap-siap Pemerintah Naikkan Harga Elpiji 3 Kg, BBM Pertalite, Solar juga
"Saya merasa sedikit marah daripada senang karena dia sungguh mengalami kesialan dengan start dan itu memengaruhi balapannya," akunya, dikutip dari AS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/marc-marquez-di-paddock.jpg)