Berita Olahraga
KBI Medan Gelar Open Tournament Kickboxing 2026, Ajang Seleksi Menuju Porprov Sumut
Pengkot Kickboxing Indonesia (KBI) Medan akan menggelar Open Tournament Kickboxing 2026 yang memperebutkan Piala Wali Kota Medan.
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Pengurus Kota (Pengkot) Kickboxing Indonesia (KBI) Medan akan menggelar Open Tournament Kickboxing 2026 yang memperebutkan Piala Wali Kota Medan.
Kejuaraan ini dijadwalkan berlangsung di GOR Basket Disporasu pada 15 hingga 17 Mei 2026.
Ketua Umum KBI Medan, M. Ibrahim Siregar, mengatakan turnamen ini bersifat terbuka untuk seluruh peserta dari Sumatera Utara. Event ini sekaligus menjadi salah satu agenda penting dalam pembinaan atlet kickboxing di Kota Medan.
“Ini open tournament memperebutkan Piala Wali Kota Medan, dan kita buka untuk seluruh Sumatera Utara,” ujar Ibrahim kepada Tribun Medan.
Dalam kejuaraan tersebut, panitia akan mempertandingkan total 71 nomor dari tiga kategori, yakni senior, junior, dan pemula.
Khusus untuk kategori senior, seluruh kelas akan dipertandingkan secara lengkap, mulai dari K1, kick contact, low kick, hingga nomor tatami seperti kick light, point fighting, dan creative form open hand.
“Untuk kategori senior kita full, baik di ring maupun tatami. Sedangkan untuk junior dan pemula difokuskan di tatami, seperti point fighting dan kick light,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ibrahim menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari proses seleksi atlet Kota Medan dalam menghadapi kejuaraan tingkat daerah (Kejurda) serta Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Utara.
“Target kita ini sebagai ajang seleksi atlet Medan untuk persiapan Kejurda dan Porprov. Apalagi cabang olahraga kickboxing akan dipertandingkan di Porprov tahun ini,” ungkapnya.
Selain itu, kejuaraan ini juga diharapkan menjadi sarana uji tanding bagi para atlet, khususnya dari Kota Medan, agar semakin siap menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi.
KBI Medan pun menargetkan partisipasi maksimal dari berbagai camp atau dojo yang ada di Kota Medan. Diharapkan seluruh atlet dapat ambil bagian sebagai bagian dari pembinaan jangka panjang.
“Kita harapkan seluruh camp di Medan bisa mengirimkan atletnya. Ini penting sebagai persiapan menuju Kejurda,” katanya.
Meski berstatus tuan rumah, Ibrahim tetap optimistis dengan peluang atlet Medan. Ia menilai, dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh, atlet Medan mampu tampil maksimal.
“Kita optimis karena ini tuan rumah dan bisa menurunkan kekuatan penuh. Walaupun ini open tournament dan atlet bisa membawa nama camp atau dojo, tapi akumulasi tetap kembali ke Medan,” tambahnya.
Namun demikian, ia mengakui persaingan di cabang kickboxing di Sumatera Utara saat ini cukup merata. Beberapa daerah seperti Pematangsiantar, Simalungun, dan Toba disebut menjadi pesaing utama bagi Kota Medan.
“Perkembangan kickboxing di daerah lain cukup pesat, seperti Siantar, Simalungun, dan Toba. Itu yang menjadi saingan utama kita,” katanya.
(Cr29/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Turnamen Ekshibisi PTMSI Gunungsitoli Sukses Digelar, Jadi Ajang Silaturahmi Pecinta Tenis Meja |
|
|---|
| Pelita Medan Soccer Lolos Dramatis ke Enam Besar, Taklukkan Satria Muda FC 3-2 |
|
|---|
| Pendaftaran PORWASU 2026 Resmi Ditutup, Ratusan Wartawan Siap Bertanding di Empat Cabor |
|
|---|
| Liza Juara 9 Ball Ladies Pool League Sumut 2026, Tumbangkan Icha Elisa 6-5 di Final |
|
|---|
| Kejuaraan Ladies Pool League Sumut 2026 Resmi Digelar, Diikuti 44 Pebiliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pengkot-KBI-Medan-akan-menggelar-Open-Tournament-Kickboxing-2026-yang-memperebutkan-Piala.jpg)