Berita Medan
DUKUN WANITA Tipu Sejumlah Pasien dengan Modus Bisa Masuk PNS, Korban Rugi Miliaran
Dukun wanita berinisial MI menipu sejumlah pasiennya dengan modus bisa masuk PNS. Kerugian ditaksir miliaran
TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN- MI, dukun wanita yang membuka praktik di kediamannya yang beralamat di Jalan Tani Asli, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang dilaporkan pasiennya ke Polrestabes Medan.
Pasalnya, dukun wanita ini menipu dengan modus menawarkan korbannya bisa masuk PNS.
Karena tergiur tawaran bisa masuk PNS, para pasien yang berobat ke dukun wanita ini terperdaya hingga mengalami kerugian yang cukup fantastis.
Seorang korbannya berinisial WZ (37) mengatakan bahwa dia rugi puluhan juta karena ulah dukun wanita ini.
Baca juga: NEKAT, Percaya Omongan Dukun, Wanita Ini Tancapkan Paku ke Kepala demi Lahirkan Anak Laki-laki
WZ yang merupakan warga Kecamatan Medan Helvetia mengaku, dirinya mengenal dukun wanita itu dari orangtuanya.
Saat itu, orang tuanya pergi berobat ke rumah pelaku, lalu dukun ini menawarkan diri bahwa dia bisa memasukkan orang menjadi PNS.
"Jadi kami awalnya berobat ke tempat pelaku, ternyata selain pengobatan dia juga melakukan penipuan kepada kami, dengan iming-iming bisa memasukkan pekerjaan, kalau saya di dinas PU dan Kemenkumham," kata WZ kepada tribun-medan, Senin (21/3/2022).
Ia menjelaskan, iming-iming pelaku bisa memasukannya menjadi PNS ternyata memiliki syarat dan ketentuan.
Dimana, pelaku meminta sejumlah uang kepada korban.
Baca juga: Bicara Vaksinasi Covid-19, Edy Rahmayadi Ngaku Takut Jarum Suntik, Lebih Pilih ke Dukun
Kejadian itu terjadi sekira satu tahun yang lalu tepatnya di tahun 2021 silam.
"Kalau nggak salah setahun yang lalu, dia nggak meminta secara langsung dia meminta nya bertahap. Total saya sendiri Rp 20 juta lebih yang sudah saya stor," sebutnya.
WZ menjelaskan, dirasa tidak ada kepastian selama setahun. Dirinya dan keluarga meminta uang tersebut kembali, namun sang dukun menolaknya.
Ternyata, bukan hanya WZ masih banyak korban lainnya yang tertipu dengan sang dukun wanita tersebut.
Jumlah kerugian korban juga beragam, ada yang ratusan juta rupiah. Namun, sebagai ada yang tidak memiliki bukti penyerahan uang kepada pelaku.
Baca juga: NEKAT, Percaya Omongan Dukun, Wanita Ini Tancapkan Paku ke Kepala demi Lahirkan Anak Laki-laki
"Setelah beberapa lama nggak ada kepastian, saya minta kembali uang tapi nggak ada. Sebetulnya sudah banyak korban ada ratusan mungkin, kalau dikumpulkan mungkin ada Rp 8 M," ujarnya.
"Rata-rata semua korban itu ngasih uang langsung, dia (pelaku) nelpon minta duit, korban menyerahkannya ke rumah pelaku langsung tanpa ada bukti. Kalau saya ada bukti transfer ke rekening suami dan anaknya," sambungnya.
Lebih lanjut, WZ yang selama ini menjadi guru di sekolah swasta ini menjelaskan bahwa, dirinya dan korban yang lainnya telah membuat laporan ke Polrestabes Medan.
Baca juga: Ikuti Saran Dukun, Perempuan Hamil di Pakistan Tancapkan Paku ke Dahi Demi Lahirkan Anak Laki-laki
"Saya salah satu korban, saya dan teman-teman yang lain sudah buat laporan ke Polrestabes. Saya pribadi mungkin, kalau ini nggak dilanjutkan sama pihak kepolisian, kemungkinan setelah kompromi dengan pihak keluarga akan membuat laporan juga," tuturnya.
Ia juga mengatakan, menurut informasi praktek dukun yang dijalankan oleh pelaku sudah bertahun-tahun beroperasi dan kemungkinan banyak korban dari aksi perdukunan yang dilakukan oleh pelaku.
"Kalau saya pribadi nggak tau dia sudah lama atau belum, tapi berdasarkan infomasi korban yang lain, dia di situ sudah enam tahun praktek di situ. Dan itu mungkin ada korban yang lain - lain," pungkasnya.(cr11/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/WZ-korban-penipuan-yang-dilakukan-oleh-seorang-dukun-di-Sunggal_.jpg)