Terkuak Organ Tubuh Manusia Dipesan Desainer Terkenal Indonesia, Penggerebekan di Brasil

Bisnis penjualan organ tubuh manusia bukan hal baru. Terbaru Terkuak Organ Tubuh Manusia Dipesan Desainer Terkenal Indonesia kini kasusnya ditangani

Editor: Salomo Tarigan
ist/ilustrasi via tribunnews
ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com- Bisnis penjualan organ tubuh manusia bukan hal baru.

Terbaru, Terkuak Organ Tubuh Manusia Dipesan Desainer Terkenal Indonesia kini kasusnya ditangani kepolisian Brasil.

//

Polisi Federal Brazil telah mengungkapkan bahwa tangan manusia, bersamaan dengan tiga paket plasenta manusia telah dikemas dan dikirim ke Singapura.

Baca juga: RUSIA Serang Balik Amerika Gara-gara Sanksi yang Dijatuhkan Joe Biden,Negara Barat Siap Tuai Balasan

Operasi anti perdagangan manusia terjadi pada Selasa pagi waktu setempat, dengan penggerebekan dilakukan di Universitas Negeri Amazonas (UEA) di kota Manaus, Brazil.

Baca juga: Miliarder Rusia Rugi Besar, Miliaran Dolar AS Terbuang Percuma Akibat Krisis Ukraina

Pihak berwenang menyatakan organ-organ itu diambil 'untuk seorang desainer terkenal asal Indonesia yang menjual aksesoris dan pakaian menggunakan bahan-bahan dari bagian tubuh manusia'.

Dikutip dari laman Vice, Kamis (24/2/2022), menurut sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh Polisi Federal Brazil yang bertindak atas petunjuk dan menggerebek laboratorium anatomi universitas itu, organ-organ tersebut diawetkan oleh seorang Profesor anatomi menggunakan metode yang dikenal sebagai plastinasi, yang menggantikan cairan dan lemak tubuh dengan bahan-bahan seperti silikon dan epoksi 'untuk mengawetkan organ-organ tersebut'.

Baca juga: TERKUAK Bocoran Masalah Olla Ramlan dengan Suami, Anak Jadi Prioritas, Kami Sedang Introspeksi Diri

"Laboratorium anatomi universitas setempat melakukan ekstraksi cairan tubuh, ada indikasi bahwa paket berisi tangan dan tiga plasenta asal manusia ini dikirim dari Manaus ke Singapura," bunyi pernyataan polisi setempat.

Berbicara kepada VICE World News melalui panggilan telepon terenkripsi, seorang petugas polisi federal di Brazil mengkonfirmasi poin yang dibuat dalam pernyataan itu.

Ia mengatakan bahwa organ-organ tersebut tengah menuju Singapura dan telah meninggalkan pantai Brazil.

Namun masih belum jelas apakah paket yang berisi organ manusia itu telah dicegat.

Baca juga: HASIL Liga Champions Atletico Madrid vs Man United, Anthony Elanga Pahlawan Setan merah

Sementara itu, panggilan telepon yang hendak mengkonfirmasi kabar ini ke universitas itu tidak dijawab.

Kendati demikian, para pejabat melaporkan bahwa seorang anggota staf kampus telah diskors setelah dilakukannya operasi 'pencarian dan penyitaan' oleh polisi.

Profesor itu saat ini sedang diselidiki, dengan pihak berwenang akan menentukan apakah kejahatan perdagangan internasional organ manusia memang telah terjadi, suatu tindakan yang akan diganjar hukuman penjara hingga 8 tahun di Brazil.

"Rektorat Universitas Amazonas mematuhi perintah pengadilan dan menentukan pembukaan penyelidikan untuk menyelidiki fakta dan tanggung jawab," bunyi pernyataan dalam bahasa Portugis.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved