Perang Rusia Ukraina

Miliarder Rusia Rugi Besar, Miliaran Dolar AS Terbuang Percuma Akibat Krisis Ukraina

Ancaman kelangsungan kehidupan akibat konflik Rusia vs ukraina juga berimbas pada kekayaan sejumlah miliarder di rusia.

Editor: Salomo Tarigan
layar tangkap
Penampakan pasukan Rusia di perbatasan Ukraina 

TRIBUN-MEDAN.com - Ancaman kelangsungan kehidupan akibat konflik Rusia vs ukraina juga berimbas pada kekayaan sejumlah miliarder di rusia.

Jumlah kekayaan otomati tergerus dan tidak menutup kemungkinan menuai kebangkrutan.

Orang terkaya di Rusia telah kehilangan 32 miliar dolar Amerika Serikat (AS) pada 2022, dengan kerugian yang diproyeksikan meningkat karena krisis di negara tetangganya, Ukraina terus memuncak.

Warga separatis Pro Rusia merayakan keputusan Putin mengirimkan pasukan ke wilayah Ukraina yang mereka kuasai, 21 Februari 2022.
Warga separatis Pro Rusia merayakan keputusan Putin mengirimkan pasukan ke wilayah Ukraina yang mereka kuasai, 21 Februari 2022. (facebook)

Baca juga: RUSIA Serang Balik Amerika Gara-gara Sanksi yang Dijatuhkan Joe Biden,Negara Barat Siap Tuai Balasan

Hal ini juga didorong langkah AS dan sekutu Baratnya yang mempertimbangkan putaran baru sanksi anti-Rusia.

Baca juga: UPDATE Klasemen Liga Inggris, Liverpool Menang 6-0, Posisi M City Terancam di Puncak Klasemen

RUSIA Serang Balik Amerika Gara-gara Sanksi yang Dijatuhkan Joe Biden,Negara Barat Siap Tuai Balasan

Dikutip dari laman Russia Today, Kamis (24/2/2022), menurut Indeks Miliarder Bloomberg terkait 'daftar 500 orang terkaya di dunia', Gennady Timchenko yang memiliki saham di perusahaan energi serta bisnis lain, memimpin daftar orang kaya Rusia yang kekayaannya menurun.

Miliarder yang memperoleh sebagian besar kekayaannya dari saham di produsen gas utama Rusia Novatek ini dilaporkan telah kehilangan 6,47 miliar dolar AS sejak awal 2022.

Kekayaannya saat ini mencapai sekitar 16 miliar dolar AS.

Sementara itu pemegang saham lainnya di Novatek, Leonid Mikhelson mengalami penurunan kekayaan bersih sebesar 6,2 miliar pada 2022 menjadi 26,2 miliar.

Sedangkan kekayaan Ketua Lukoil Vagit Alekperov turun sekitar 3,5 miliar dolar AS pada periode yang sama menjadi 19,3 miliar dolar AS, karena saham perusahaan energinya turun hampir 17 persen.

Perlu diketahui, menurut daftar kekayaannya, kekayaan bersih dari 23 miliarder negara itu saat ini mencapai 343 miliar dolar AS, turun dari 375 miliar dolar AS pada akhir tahun 2021.

Baca juga: HASIL Liga Champions Atletico Madrid vs Man United, Anthony Elanga Pahlawan Setan merah

Pasar saham Rusia pun merosot pada minggu ini setelah Presiden Vladimir Putin mengakui status kemerdekaan Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Lugansk (LPR) yang memisahkan diri dari Ukraina.

Baca juga: RUSIA Serang Balik Amerika Gara-gara Sanksi yang Dijatuhkan Joe Biden,Negara Barat Siap Tuai Balasan

Terkait keputusan Rusia itu, AS kemudian mengumumkan putaran pertama sanksi baru anti-Rusia yang menargetkan 'elite Rusia dan anggota keluarganya', serta 'memutus pemerintah Rusia dari pembiayaan Barat' dengan membatasi investasi ke utang negaranya.

Pada saat yang sama, Jerman juga menghentikan sertifikasi pipa Nord Stream 2, menunda proyek energi dengan Rusia tanpa batas waktu.

Sedangkan Inggris memberlakukan sanksi pada 5 bank negara itu dan 3 individu terkaya di Rusia, termasuk Timchenko.

(RT.com/Tribunnews/Fitri Wulandari)

Miliarder Rusia Rugi Besar, Miliaran Dolar AS Terbuang Percuma Akibat Krisis Ukraina

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved