Ancaman Baru China di Laut Natuna Utara, Pesawat Jatuhkan Bom dan Ranjau, Ini Potensi Migas di Sana
Klaim China atas wilayah Laut Natuna Utara masih menimbulkan gejolak. Posisinya berbatasan langsung dengan Laut China Selatan.
Indonesia menamai wilayah tersebut dengan Laut Natuna Utara pada 2017.
Baca juga: BERITA TIMNAS - Kini Giliran Vietnam, Setelah Timnas Indonesia Taklukkan Laos dan Kamboja
Dengan payung hukum itu, Indonesia memiliki kewenangan penuh untuk melakukan eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam di sana.
Dilansir dari Global Times seperti diberitakan Tribunnews.com, armada militer China H-6J berpartisipasi dalam latihan tembak-menembak di Laut China Selatan.
Pesawat tersebut juga menjatuhkan bom di pulau-pulau dan meletakkan ranjau laut.
H-6J diketahui berafiliasi dengan salah satu unit penerbangan PLA yang berbasis di Provinsi Hainan.
Pada hari Jumat (3/12), CCTv melaporkan bahwa latihan melibatkan bom udara berdaya ledak tinggi dan ranjau dasar laut.
Beberapa unit H-6J lepas landas pada malam hari dan langsung membentuk formasi udara.
Semuanya tiba di wilayah laut yang ditentukan saat fajar.
Kondisi cuaca saat itu dilaporkan cukup kompleks, ditandai dengan adanya awan tebal.
Pesawat pertama-tama menjatuhkan ranjau laut, kemudian menjatuhkan bom di beberapa titik.
Bom yang dijatuhkan memiliki radius ledakan yang besar dan berhasil mengenai sasaran di pulau-pulau dan terumbu karang.
Setelah pengeboman gelombang pertama selesai, rombongan H-6J kembali ke pangkalan untuk menerima pemeriksaan menyeluruh dan melakukan pengisian ulang amunisi dan bahan bakar sebelum kembali lagi untuk gelombang kedua.
Selain bom dan ranjau laut, unit pesawat H-6J yang ditugaskan kali ini juga membawa rudal anti-kapal YJ-12 di bawah sayapnya.
Baca juga: BERITA TIMNAS - Kini Giliran Vietnam, Setelah Timnas Indonesia Taklukkan Laos dan Kamboja
Pesawat jenis ini baru diumumkan secara resmi oleh Kementerian Pertahanan China tahun lalu.
Menurut pakar militer yang dihubungi Global Times, latihan ini menunjukkan bahwa H-6J masih mempertahankan kemampuan pengeboman tradisionalnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/kapal-perang-china-masuk-laut-natuna.jpg)