Breaking News

Kesehatan

APA Gagal Jantung, Penyakit yang Merenggut Nyawa Artis Hanna Kirana| Dokter: Beda Serangan Jantung

Penyakit Gagal jantung ternyata bisa menyerang segala usia. Gagal jantung berbeda dengan serangan jantung.

Editor: Salomo Tarigan
Ilustrasi Ist/shutterstock
Pemeriksaan dokter 

Penyakit Gagal jantung ternyata bisa menyerang segala usia.

Gagal jantung berbeda dengan serangan jantung.  

TRIBUN-MEDAN.com - Berita duka kembali menyambangi dunia hiburan di tanah air.

Pesinetron Hanna Kirana menghembuskan napas terakhir di usia terbilang muda, yaitu 23 tahun.

Dikutip dari Tribunnews, kabar meninggalnya sepupu Citra Kirana ini juga dibenarkan oleh pesinetron Ilyas Bachtiar.

Ilyas mengatakan Hanna Kirana meninggal setelah berjuang sembuh dari gagal jantung yang dideritanya.

Baca juga: SOSOK Dokter Anak Jenderal Andika Perkasa, Karirnya juga Moncer, dr Alex Beristri Putri Jenderal

Hanna Kirana meninggal dalam usia 23 tahun, setelah berjuang sembuh dari gagal jantung yang dideritanya.
Hanna Kirana meninggal dalam usia 23 tahun, setelah berjuang sembuh dari gagal jantung yang dideritanya. (Instagram @hannakirana23)

Ia menambahkan, Hanna Kirana meninggal dunia saat menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Hal ini membuat sebagian besar masyarakat gempar.

Pasalnya, penyakit jantung, kerap dianggap akan diderita oleh orang lanjut usia.

Nyatanya, menurut dokter spesialis jantung, Dr dr Sally Aman Nasution, SpPD-KKV, penyakit ini bisa menyerang segala usia.

Baca juga: KRONOLOGI Artis Hanna Kirana Sebelum Meninggal, Jantung Berhenti Berdetak | Ini Gejala Gagal Jantung

Baca juga: DIMAKAMKAN Hari Ini, Jenazah Artis Hanna Kirana Pemeran Zahra Langsung Dibawa ke Ciawai

Di sisi lain, ia pun mengatakan jika gagal jantung berbeda dengan serangan jantung.

Untuk mengetahui perbedaannya secara pasti, memang harus dilakukan diagnosis terlebih dahulu.

Namun, dr Sally menyebutkan jika umumnya serangan jantung memiliki keluhan nyeri di dada.

"Sedangkan gagal jantung, kebanyakan keluhan utamanya sesak nafas. Walaupun bisa saja terdapat keduanya," ungkapnya pada Tribunnews, Rabu (3/11/2021).

Oleh karena itu ketika sudah terdapat ciri-ciri di atas, disarankan untuk langsung melakukan konsultasi pada dokter.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved