Materi Belajar Sekolah

Ketika Gubernur Sumut Pertama Diminta 120 Juta Gulden oleh Naga Bonar untuk Anggaran Pasukan

Inilah kisah hidup Pahlawan Nasional Sutan Mohaman Amin Nasuiton atau Sutan M. Amin Nasution saat bertemu dengan Timur Pane. 

Ist
SM Amin Nasution, Gubernu Sumut Pertama 

Dalam buku-buku karangannya, Amin kerap menggunakan nama samaran “Insider” atau “Krueng Raba” – nama sungai kecil dekat tempat kelahiran Amin.

Hingga dekade 1980-an, Amin telah menulis 20 buku semasa hidupnya, termasuk memoar yang cukup penting dalam merekonstruksi Sumatra Utara dan Aceh di masa revolusi.

“Mr. Amin memang telah mengungkapkan keadaan Aceh sebagaimana yang dihayatinya, sekalipun dengan kacamata seorang pakar hukum,” tulis Nazaruddin Sjamsuddin dalam kata pengantar Memahami Sejarah Konflik Aceh.

Pada 8 Agustus 1991, Amin menerima tanda kehormatan Bintang Jasa Utama dari Presiden Soeharto.

Kemudian, Amin mendapat tanda kehormatan terakhir berupa Bintang Legiun Veteran dari Pusat Legiun Veteran RI pada 13 November 1991.

Mr. S.M. Amin, gubernur Sumatra Utara pertama itu wafat pada 16 April 1993 dalam usia sepuh 89 tahun.

Gelar pahlawan nasional kian mengukuhkan darma bakti S.M Amin setelah Presiden Joko Widodo menganugrahkannya pada hari pahlawan 10 November 2020.

(*/tribun-medan.com)

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari tribun-medan.com. Mari bergabung di Channel Telegram "Tribun Medan Update", caranya klik link https://t.me/tribunmedanupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

artikel ini telah tayang dengan judul: Ketika S.M Amin Dipalak Timur Pane

Sumber: Tribun Medan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved