Kelangkaan BBM

PERTAMINA Sanggah BBM Langka, Ungkap Alasan di Balik Stok Terbatas, Besok Sudah Kembali Normal

Kekosongan stok BBM di beberapa SPBU di Sumut dalam beberapa hari belakangan menimbulkan kekhawatiran dari Masyarakat.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/KARTIKA SARI
Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) Asep Wicaksono didampingi Dirkrimsus Polda Sumut John Carles Edison Nababan saat memberikan keterangan terkait kelangkaan BBM di beberapa SPBU di Sumut, Sabtu (16/10/2021) 

BREAKING NEWS Dua Tersangka Penganiaya Pedagang Pasar Gambir Akhirnya Menyerahkan Diri

BREAKING NEWS Pengendara Antre demi Dapatkan BBM di SPBU Selayang, Keluhkan Sulit Dapat Minyak

BBM Langka, Pertamina Sudah Dua Kali Dipanggil Polda Sumut, Ini Alasannya

KIWIL Dihujat karena Alasannya Berpoligami, Mantan Suami Rohimah: Yang Penting Trending Topic

TERSANGKA Pembunuh Guru di Indekos Terungkap, Ini Motif Pelaku hingga Nekat Bunuh Korban

BAJING Loncat yang Viral di Media Sosial Akhirnya Diamankan, Pelaku Sempat Menyamar Jadi Wanita

Hingga saat ini, Asep menjelaskan bahwa tiga kapal tanker yang mengangkut BBM kita sudah bersandar dan sudah melakukan pembongkaran.

"Alhamdulillah, tiga kapal yang walaupun terlambat sudah tiba di Medan. Seperti kemarin yang dia harusnya masuk tanggal 2, dia baru masuk tanggal 3, yang kemudian kapal yang harusnya masuk tanggal 4, jadi masuk tanggal 5. Yang terakhir, kapal yang harusnya masuk tanggal 10, ini baru masuk tanggal 12.

"Jadi inilah yang membuat kami harus mengatur stok. Jangan sampai kami menyalurkan seperti biasa, kapal belum sampai, BBMnya sudah habis. Itukan lebih berbahaya, jadi kami bertahan untuk mengaturnya minimal sampai kapal itu sampai," ucapnya.

Diakui Asep, keterlambatan kapal ini membuat pihak Pertamina melakukan pembatasan stok yang mendadak lantaran juga mendapat info keterlambatan yang juga mendadak.

Namun begitu, ia juga turut meminta maaf kepada masyarakat atas keterlambatan ini dan memastikan stok BBM akan berangsur normal mulai Minggu (16/10/2021) besok.

"Insha Allah tidak terjadi lagi, kami mohon maaf kepada masyarakat Medan atas ketidaknyamanan ini. Memang perlu waktu untuk menormalisasi ini, mungkin hari ini atau besok baru bisa normal kembali," tutupnya.

KAPOLSEK Percut Seituan Resmi Dicopot setelah Korban Premanisme malah Dijadikan Tersangka

OKNUM Pejabat yang Diduga Berselingkuh Ditangkap saat Berada di Dalam Mobil

KETUA Ormas di Sergai Ditangkap karena Lakukan Pemerasan, Korban Alami Kerugian hingga Rp 6 Juta

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved