Hanya Karena Tren TikTok, Seorang Siswa Tampar dan Hajar Guru Disabilitas Hingga Masuk Rumah Sakit
Seorang guru berusia 64 tahun baru-baru ini dirawat di rumah sakit setelah penyerangan yang dilakukan oleh seorang siswi berusia 18 tahun.
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
Dalam postingan ini, pihaknya juga mengatakan video tersebut menjadi viral di internet.
“Masalah ini masih dalam penyelidikan dan lebih banyak penangkapan akan dilakukan.”
Kemudian, pihak TikTok angkat bicara di halaman Twitter resmi mereka untuk mengumumkan bahwa tidak ada tren seperti itu di aplikasi mereka.
“Tindakan menampar guru adalah penghinaan terhadap pendidikan di mana-mana. Dan meskipun itu bukan tren TikTok, jika itu muncul, konten itu akan dihapus.”
Meski begitu, masih ada beberapa video terkait perilaku menampar guru yang tersebar di TikTok.
Bahkan sebelum itu, pada September 2021, anak muda Amerika muncul dalam tren mencuri perlengkapan sekolah dan mempostinganya di TikTok dengan tagar #deviouslicks.
Banyak siswa yang mengikuti tren ini dengan mencuri barang-barang seperti botol sabun, cermin kamar mandi, alarm kebakaran atau meja guru.
Bahkan ada juga pecahan batu bata di lantai atau rumput dari lapangan sepak bola.
Oleh karena itu, banyak institusi pendidikan yang harus mengawasi, bahkan menutup toilet untuk mencegah vandalisme.
TikTok kemudian harus menghapus tagar #deviouslicks dari platformnya.
Tampaknya TikTok juga dengan cepat menghapus video terkait tantangan menampar guru karena tidak lagi muncul saat dicari.
(Yui/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/hanya-karena-tren-tiktok-seorang-siswa-tampar-dan-hajar-guru-disabilitas-hingga-masuk-rumah-sakit.jpg)