Gegara Kebiasaan Pencet Jerawat, Pria Ini Dilarikan ke Rumah Sakit Dalam Kondisi Kritis
Seorang pria dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis lantaran memencet jerawat di area “segitiga kematian” di wajah.
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
Setelah infeksi, dapat menyebabkan peradangan menyebar dengan cepat, menyebabkan nanah, dan tromboflebitis pada sinus kavernosa intrakranial.
Selain itu, memencet jerawat di area ini dapat menyebabkan ensefalitis, meningitis.
Ini semua adalah penyakit dengan risiko kematian yang tinggi.
Saat memencet jerawat di "segitiga maut", kotoran, bakteri dari tangan dan udara akan menginfeksi luka terbuka dan menyebabkan infeksi serius.
Dengan adanya jerawat di area ini, kita tidak boleh sembarangan memencetnya.
Para ahli merekomendasikan penggunaan krim jerawat dengan sifat antiseptik untuk mengurangi peradangan.
Untuk bintik-bintik jerawat yang membandel, Anda bisa mengoleskan kompres hangat untuk mengurangi pembengkakan.
Dalam kasus jerawat parah, pergilah ke departemen dermatologi dari rumah sakit terkemuka untuk mendapatkan inti jerawat atau mendapatkan tindakan pengobatan yang tepat.
(yui/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pria-ini-kritis-karena-memencet-jerawat.jpg)