Gegara Kebiasaan Pencet Jerawat, Pria Ini Dilarikan ke Rumah Sakit Dalam Kondisi Kritis
Seorang pria dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis lantaran memencet jerawat di area “segitiga kematian” di wajah.
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
TRIBUN-MEDAN.com – Seorang pria dirawat di rumah sakit dalam kondisi kritis lantaran memencet jerawat di area “segitiga kematian” di wajah.
Untungnya, para dokter berhasil melakukan operasi yang menyelamatkan nyawa pria itu.
Jerawat yang tidak sedap di wajah selalu menjadi mimpi buruk bagi banyak orang dan cara yang biasa dilakukan adalah mengatasinya dengan segala cara.
Baca juga: Nasib Cinta Nur Shakerah, Gadis Malaysia Berwajah Penuh Jerawat, Dulu Dihina dan Diputuskan Pacarnya
Baca juga: TERNYATA Buah Naga Bisa Hilangkan Jerawat hingga Mencegah Penuaan Dini, Solusi Kecantikan Wanita
Namun, jika Anda tidak tahu cara menanganinya dengan baik, Anda bisa terjerumus ke dalam bahaya seperti kasus pria di bawah ini.
Tang (47 tahun) dilarikan ke rumah sakit oleh keluarganya setelah pingsan di tengah rumah.
Sebelumnya, ia menderita sakit kepala selama dua minggu.
Melalui pemeriksaan, dokter menentukan bahwa otak Tang mengalami infeksi intrakranial, abses otak multipel dan gumpalan nanah yang terkumpul di dalam otak.
Selain itu, ia mengalami infeksi mulut, yang menyebabkan pneumonia ganda dan atelektasis.
Kondisi Tang dianggap kritis dan mengancam jiwa.
Untungnya, para dokter berhasil melakukan operasi untuk menyelamatkan pria itu dari kematian.
Diungkap oleh Tang, penyebab kondisi kritisnya saat itu adalah karena ia telah memencet jerawat di wajahnya.
"Saya memiliki jerawat di wajah saya dalam posisi itu, terlihat sangat tidak nyaman sehingga saya ingin memencetnya. Saya telah memencetnya beberapa kali sebelumnya, tetapi kali ini terlalu menakutkan.” Katanya.
Menurut para dokter, Tang memencet jerawat di posisi "segitiga kematian" yang tepat di wajahnya.
Daerah segitiga kematian tersebut adalah area dahi, hidung dan mulut bagian atas.
Daerah itu disebut berbahaya karena tidak memiliki katup vena.
Baca juga: Ternyata Ini Penyebab Jerawat di Leher dan Pilihan Tepat Cara Mengatasinya
Baca juga: Manfaat Buah Naga untuk Kecantikan Wanita, Menghilangkan Jerawat hingga Mencegah Penuaan Dini
Setelah infeksi, dapat menyebabkan peradangan menyebar dengan cepat, menyebabkan nanah, dan tromboflebitis pada sinus kavernosa intrakranial.
Selain itu, memencet jerawat di area ini dapat menyebabkan ensefalitis, meningitis.
Ini semua adalah penyakit dengan risiko kematian yang tinggi.
Saat memencet jerawat di "segitiga maut", kotoran, bakteri dari tangan dan udara akan menginfeksi luka terbuka dan menyebabkan infeksi serius.
Dengan adanya jerawat di area ini, kita tidak boleh sembarangan memencetnya.
Para ahli merekomendasikan penggunaan krim jerawat dengan sifat antiseptik untuk mengurangi peradangan.
Untuk bintik-bintik jerawat yang membandel, Anda bisa mengoleskan kompres hangat untuk mengurangi pembengkakan.
Dalam kasus jerawat parah, pergilah ke departemen dermatologi dari rumah sakit terkemuka untuk mendapatkan inti jerawat atau mendapatkan tindakan pengobatan yang tepat.
(yui/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pria-ini-kritis-karena-memencet-jerawat.jpg)