Membunuh & Telanjangi Nakes Wanita untuk Papua Merdeka? Marinus: KKB (TPNPB) Teroris Berotak Mesum

Kamu tidak bisa melawan aparat keamanan, kamu melampiaskannya dengan membunuh tenaga kesehatan perempuan. Kamu teroris kaki tangan iblis.

Editor: Tariden Turnip
facebook
Membunuh & Telanjangi Nakes Wanita untuk Papua Merdeka? Marinus: KKB (TPNPB) Teroris Berotak Mesum. Selamat jalan Gabriella Meilani, nakes Puskesmas Kiwirok Pegunungan Bintan yang tewas diserang KKB Lamek Taplo 

Iblis sejak dari Taman Eden, sudah menipu dan mempermalukan perempuan. Merusak dan menghancurkan takdir hidup seorang perempuan di muka bumi.

Kamu kelompok teoris bersenjata Papua ( KTB ), mengikuti pola iblis atau satan dalam memperlakukan perempuan. Yesus bertindak menyelamatkan seorang perempuan yang dilecehkan dan dipermalukan kaum pria di muka umum. Kamu kelompok teroris Papua sebaliknya bertindak lebih dari iblis.

Melecehkan Suster Gabriella. Menelanjangi tubuhnya dan dua perempuan temannya di muka umum. Kamu dengan gunakan golok atau parang, memotong bagian - bagian alat tubuh vitalnya. Sangat sadis dan brutal. Tidak ada rasa hormat kepada perempuan dan takut kepada Tuhan Yesus.

Suster Gabriella menghadapi kamu dengan hati yang tulus melayani. Dengan senjata jarum suntik, obat - obatan dan botol infus. Demi menyelamatkan nyawa kamu, istrimu, anak - anakmu laki - laki dan perempuan, dari ancaman kepunahan. Kamu membalas hatinya yang tulus dan penih kasih, dengan menebas bagian - bagian tubuhnya yang kamu telanjangi dengan golok dan tombok. Sadis dan jahat betul hatimu.

Kamu tidak bisa melawan aparat keamanan, kamu melampiaskannya dengan membunuh tenaga kesehatan perempuan. Mengaku diri tentara pembebasan nasional, tapi bertindak sadis dan brutal kepada para perawat perempuan. Itu bukan tentara pembebasan nasional profesional, tetapi kumpulan manusia - manusia pecundang, yang tidak bermoral dan berakhlak.

Pasukan tentara pembebasan profesional itu, tidak melakukan pelecehan terhadap perempuan. Tidak telanjangi seluruh tubuh perempuan di muka umum. Demi untuk memenuhi nafsu birahimu.

Komunitas internasional pada akhirnya berpersepsi bahwa kamu hanyalah kumpulan para penjahat berotak mesum. Bukan tentara pembebasan nasional profesional dan terlatih. Masyarakat internasional sudah memiliki profil kumpulan tentara pembebasan nasional terlatih dan profesional.

Profil tentara pembebasan nasional profesional di mata komunitas internasional, merujuk pada kelompok paramiliter Ernesto " Che " Guevara di Amerika Latin. Pasukan Che Guevara adalah paramiliter profesional yang memenangkan revolusi di Kuba tanpa adanya korban jiwa di kalangan pekerja kemanusia. Apalagi seorang perempuan.

Che Guevara sampai menembak mati salah seorang pemimpin pasukannya. Orang kepercayaanya sendiri dengan pistol ditangannya. Perihal orang tersebut sering melecehkan perempuan dan kedepatan memperkosa anak perempuan seorang petani Kuba. Tentara pembebasan Che Guevara adalah tentara yang dicintai banyak kaum perempuan di Amerika Latin.

Hormati setiap perempuan dalam dalam perjuangan pembebasan. Perempuan itu ditakdirkan menjadi penolong bagi pria. Sejarah gerakan - gerakan pembebasan di dunia ini, tanpa ulur tangan pertolongan kaum perempuan, selalu gagal dan tidak perna berhasil.

Yesus Kristus berhasil dalam perjuangan " theologia pembebasan " karena Dia menghormati dan mengasihi banyak perempuan. Yesus melindungi dan membebaskan seorang perempuan yang dilecehkan dan dihina kaum pria di muka umum. Gerakan pembebasan nasional yang tidak menghormati perempuan, bukanlah gerakan pembebasan nasional sejati.

Sudah tidak pantas istilah TPN digunakan untuk identitas kamu. Lebih tepatnya kelompok teoris bersenjata ( KTB ). Karena para teroris biadab adalah kelompok paling hobby mengeksploitasi perempuan. Para teroris paling suka menjadikan perempuan sebagai budak seks mereka.

Manusia dengan profesi teroris, adalah kaki tangan iblis. Dari Eden, iblis sudah merusak dan menghancurkan hidup seorang perempuan. Apa yang kamu lakukan buat Suster Gabriella, kamu membuat iblis dan neraka bersukacita dengan kamu.

Bertobatlah selagi masih ada kesempatan sebelum tima panas aparat TNI / Polri mengirim kamu ke neraka dan bergabung dengan junjungan kamu, sih Lucifer. Tetapi jika tidak dan kamu tetap jadikan lucifer iblis sosok inspirasi perjuangan kamu, maka tugas aparat keamanan, akan mengirim kamu segera ke neraka bertemu tokoh idolamu.

Marinus Mesak Yaung, Dosen dan Pendeta di Papua.

(tribun papua/facebook)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved