Anggota OKP Palak Pedagang

Ditanya Soal Preman, Kanit Reskrim Sunggal Malah Bilang Hoaks Lalu Blokir What'sApp

Kanit Reskrim Polsek Sunggal AKP Budiman Simanjuntak sebut aksi premanisme yang memalak pedagang hoaks dan blokir nomor What'sApp

Editor: Array A Argus
HO
Preman yang dilingkari bulatan merah diduga orang yang sama yang pernah ditangkap Polsek Sunggal, namun kembali beraksi setelah dilepas polisi.(HO) 

Dalam video amatir yang beredar, tampak dua orang pria mengaku-ngaku anggota organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) meminta durian.

Kedua preman naik sepeda motor matik berwarna putih.

Baca juga: Preman di Perumnas Mandala Meresahkan, Kerap Ambil Barang Jualan Pedagang dan Mengintimidasi

Sang preman meminta jatah durian di Pandawa Durian di Jalan Sei Batanghari No 56, Kota Medan.

"Mau malak orang ini di Pandawa Durian," kata wanita perekam video.

Belakangan diketahui, salah seorang preman yang memiliki berkumis diduga juga pernah viral melakukan aksi pemalakan terhadap salah seorang pedagang.

Namun saat itu, ia ditangkap dan diamankan di Polsek Sunggal. Tetapi, preman tersebut dilepas dengan alasan sudah membuat surat perjanjian.(cr11/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved