TERJADI SERANGAN Bom Setelah Taliban Berkuasa, ISIS Bertanggung Jawab, Puluhan Orang Tewas

Serangan bom terjadi saat dilakukan evakuasi besar-besaran dari Afghanistan setelah Taliban berkuasa.

Editor: Salomo Tarigan
AP PHOTO/WALI SABAWOON
Asap mengepul setelah terjadi ledakan bom di dekat Bandara Kabul, Kamis (26/8/2021) 

McKenzie mengatakan ancaman dari ISIS di Afghanistan tetap ada di samping sejumlah ancaman lainnya.

"Kami percaya itu adalah keinginan mereka untuk melanjutkan serangan ini dan kami menduga serangan itu berlanjut. Kami melakukan segala yang kami bisa untuk bersiap," kata McKenzie.

McKenzie menambahkan, potensi serangan di masa depan bisa saja berupa serangan roket yang ditembakkan ke bandara atau bom mobil yang mencoba masuk. McKenzie menuturkan, dia tidak yakin bahwa milisi Taliban telah membiarkan serangan itu terjadi.

Sebelumnya, AS dan sekutunya mendesak orang-orang untuk menjauh dari bandara Kabul karena adanya ancaman dari ISIS.

Imbauan tersebut dikeluarkan pada Kamis ketika negara-negara Barat berupaya secepat mungkin melakukan evakuasi sebelum tenggat waktu 31 Agustus.

BERITA TERKINI Afghanistan, Ledakan di Luar Bandara Kabul Tewaskan 60 Orang dan 13 Tentara AS

BERITA POPULER: Perampokan Toko Emas, Ustaz Yahya Waloni Ditangkap, Muhammad Kece Ogah Minta Maaf

Sebagian dari artikel ini telah tayangdi Kompas.com dengan judul "UPDATE Bom Bunuh Diri Kabul Afghanistan: 12 Tentara AS Meninggal, 60 Warga Sipil Tewas",  

Baca juga: BERITA POPULER: Perampokan Toko Emas, Ustaz Yahya Waloni Ditangkap, Muhammad Kece Ogah Minta Maaf

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved