BERITA TERKINI Afghanistan, Ledakan di Luar Bandara Kabul Tewaskan 60 Orang dan 13 Tentara AS

Berdasarkan informasi dari pejabat Afghanistan yang tidak ingin disebutkan mengatakan, selain 60 warga Afghanistan yang tewas, 143 lainnya dilaporkan

Editor: Salomo Tarigan
AFP/SHAH MARAI
Ilustrasi Ledakan bom di kota Kabul 

TRIBUN-MEDAN.com -

Terjadi dua ledakan di dekat bandara Kabul yang menewaskan sekira 60 warga Afghanistan dan 13 tentara Amerika Serikat (AS) pada Kamis (26/8/2021).

Laporan Associated Press, berdasarkan informasi dari pejabat Afghanistan yang tidak ingin disebutkan mengatakan, selain 60 warga Afghanistan yang tewas, 143 lainnya dilaporkan luka-luka.

Jendral Frank McKenzie, Panglima Komando Pusat Militer Amerika mengatakan 13 tentara Amerika tewas.

Mereka yang tewas terdiri dari 11 marinir dan 1 personil urusan medis Angkatan Laut. Lima belas lainnya dilaporkan luka-luka.

DIBAWA ke Bareskrim, Youtuber Muhammad Kece Menolak Minta Maaf meski Tersangka Konten Bermuatan SARA

“Kami bekerja keras untuk menentukan tindakan, untuk menentukan siapa yang terkait serangan pengecut ini,” kata Mckenzie, dikutip dari Associated Press, Jumat (27/8/2021).

“Kami siap mengambil tindakan terhadap mereka,” lanjutnya.

Menurutnya jumlah korban bisa saja bertambah, karena pihaknya masih melakukan pendataan.

Namun McKenzie menegaskan misi evakuasi seluruh warga Amerika dan warga Afghanistan yang rentan dari negara itu masih akan terus berlanjut, terlepas dari terjadinya ledakan itu.

Indonesia Mengutuk

Indonesia lewat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengutuk keras serangan teroris yang terjadi di dekat bandara Kabul pada Kamis (26/8/2021).

Hal ini disampaikan Kemlu RI lewat cuitannya di twitter, Jumat (27/8/2021).

KASIHAN Kondisi Pria Korban Aksi Penembakan Kawanan Perampok Toko Emas Simpang Limun

“Indonesia mengutuk keras serangan teroris di dekat Bandara Kabul (26/8) yang menewaskan puluhan orang dan melukai banyak orang,” tulisnya.

Jenderal AS mengatakan jumlah korban bisa saja bertambah, karena pihaknya masih melakukan pendataan.

Namun McKenzie menegaskan misi evakuasi seluruh warga Amerika dan warga Afghanistan yang rentan dari negara itu masih akan terus berlanjut, terlepas dari terjadinya ledakan itu.

MASIH INGAT Angelina Sondakh, Kelakuan Angie Pernah Dibongkar Elza Syarief dari Curhat Suami Massaid

KASIHAN Kondisi Pria Korban Aksi Penembakan Kawanan Perampok Toko Emas Simpang Limun

(Tribunnews/Larasati Dyah Utami)

Baca Selanjutnya: Afghanistan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved