Nasib Pria Beri Tato di Kaki Wanita dengan Namanya, Dulu Bikin Heboh Mutilasi Korban Hidup-hidup
Ya, pria pemutilasi itu bernama Sugeng Santoso. Ia memutilasi seorang wanita dengan kondisi hidup-hidup.
Karena toiletnya sempit, Sugeng kemudian memutilasi tangan dan kaki korban.
Tubuh korban ditaruh di dalam toilet dengan dimasukkan ke dalam karung.
Sementara tangan kaki dan kepala korban dibawa ke bagian bawah anak tangga yang akan menuju ke Matahari.
"Motifnya ini korban tidak bisa memenuhi nafsu Sugeng untuk diajak berhubungan intim, karena keluar darah dari kemaluan korban," ucapnya.
Atas kejadian itu, kini Sugeng resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian.
Sugeng akan dijerat dengan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.
Hingga kini, identitas korban masih belum teridentifikasi.
"Kami masih kesulitan untuk mengidentifikasi korban. Karena sidik jari korban sudah rusak," tandasnya.
Kondisi Kejiwaan Sugeng
Di sisi lain, Psikolog turut memberi laporan terkait psikologi Sugeng.
Menurut psikolog, disampaikan oleh Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri, Sugeng pandai dalam menutup-nutupi kejadian sebenarnya.
Hal itu didasari ketika dilakukannya penyelidikan yang menerangkan bahwa keterangan pelaku selalu konsisten.
Pelaku bisa bercerita semua proses awal secara detail.
Yang artinya, cerita tersebut di desain sedemikian rupa untuk meyakinkan orang-orang yang bertanya tentang kejadian tersebut.
Sebelumnya, Sugeng bercerita bahwa oa memutilasi korban yang sudah meninggal dunia akibat sakit.
"Saat melakukan perbuatannya pelaku ini dalam keadaan sadar dan normal.
"Atau tidak dalam gangguan berfikir atau gangguan jiwa. Jadi ini murni pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku," ucap Asfuri.
(*/ Tribun-Medan.com)
Artikel ini sudah tayang di Tribun Jatim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sugeng-pemutilasi-wanita-tribunmedan.jpg)