Novel Baswedan Sindir Dewas Terkesan Pembela Pimpinan KPK, Seperti Persekongkolan KPK Dirusak

KPK Novel Baswedan menyampaikan pendapat soal perbedaan temuan antara Dewan Pengawas KPK dan Ombudsman

Editor: Salomo Tarigan
Istimewa via tribunbatam
Harun Al Rasyid dan Novel Baswedan (kanan) 

TRIBUN-MEDAN.com - Penyidik senior KPK Novel Baswedan menyampaikan pendapat soal perbedaan temuan antara Dewan Pengawas KPK dan Ombudsman Republik Indonesia (ORI).

Dewan Pengawas KPK sebelumnya menganggap tujuh laporan dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan pimpinan KPK dalam pelaksanaan tes wawasan kebangsaan (TWK) tidak terbukti.

Sementara, Ombudsman menyimpulkan terjadi maladministrasi berlapis-lapis dalam perencanaan hingga pelaksanaan TWK.

"Tentunya kita berharap beliau tidak mempermalukan dirinya sendiri dengan hal-hal yang seperti itu. Poinnya adalah ketika masalah seperti persekongkolan dan ini tidak direspons dengan sungguh-sungguh. Maka kita seperti membiarkan KPK ingin dirusak," ucap Novel Baswedan dalam jumpa pers virtual, Sabtu (24/7/2021).

Novel mengaku khawatir para anggota Dewan Pengawas KPK telah dikelabui beberapa orang saat memeriksa aduan pegawai.

UPDATE HP VIVO Spesifikasi dan Harga HP Vivo Y17, Dilengkapi Kamera Selfie 20MP

"Saya juga bisa jadi berpikir kalau beliau-beliau karena terlalu senior, beliau mudah dikelabui oleh pihak-pihak yang terperiksa. Saya khawatirnya itu," katanya.

Novel berpendapat bahwa saat menyampaikan jawaban atas laporan dugaan pelanggaran kode etik, Dewan Pengawas malah terkesan menjadi pembela pimpinan KPK.

Menurutnya, sikap tersebut bukan kali ini saja terlihat.

Dalam laporan dugaan penerimaan gratifikasi dalam penggunaan helikopter oleh Ketua KPK Firli Bahuri, dikatakan Novel, kejadiannya juga sama dengan laporan mengenai pelaksanaan TWK.

Novel Baswedan juga menyayangkan pernyataan Dewas KPK bahwa dugaan pelanggaran kode etik dalam pelaksanaan TWK tidak cukup bukti, sehingga tidak bisa dilanjutkan ke sidang etik.

Padahal perbuatan dan bukti-bukti sudah jelas.

Ia pun mempertanyakan kompetensi para Dewan Pengawas KPK.

“Apakah beliau-beliau tidak punya kompetensi melakukan pemeriksaan atau pendalaman, investigasi? Saya, kok, kurang yakin ya,” kata Novel Baswedan.

UPDATE HP VIVO Spesifikasi dan Harga HP Vivo Y17, Dilengkapi Kamera Selfie 20MP

NOVEL Baswedan Bandingkan Dewas KPK dengan Ombudsman yang Berani Jujur

(Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama)

Novel Baswedan Sindir Dewas Terkesan Pembela Pimpinan KPK, Seperti Persekongkolan KPK Dirusak

Baca Selanjutnya: Kpk

Baca Selanjutnya: Novel baswedan

Baca Selanjutnya: Dewas kpk

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved