Balita Ini Sering Bilang Ada Orang di Balkon, saat Diperiksa tak Ada, Ortu Nyesal Tahu Kebenarannya
Seorang balita berusia 3 tahun terus-terusan menangis dan mengatakan bahwa dia melihat ada orang tau di balkon rumah mereka.
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
Tiu dan istrinya sama-sama mengira ini adalah lelucon anaknya, jadi mereka mengabaikannya.
Selama dua hari berikutnya, bocah itu terus mengulangi kata-kata itu.
Dia terus mengatakan ada orang tua di balkon kamarnya.
Khawatir putra mereka sulit tidur, pasangan itu membawanya ke dokter untuk pemeriksaan.
Anehnya, dokter menyimpulkan bahwa anak laki-laki itu tidak memiliki masalah kesehatan.
Namun dokter menyarankan pasangan itu membawa anak mereka ke departemen psikologi.
Setelah diperiksa oleh psikiater, semuanya terungkap.
Ternyata, anak laki-laki itu tidak senang ketika orang tuanya memiliki bayi lagi.
Baca juga: Seorang Balita Ditemukan Tewas Setelah Hampir 1 Jam Tenggelam di Parit Jalan Abdul Hakim
Baca juga: Memilukan, Seorang Balita Tewas Setelah Satu Jam Tenggelam saat Sang Ibu Memasak di Dapur
Orangtuanya jadi tidak peduli padanya. Padahal anak itu hanya ingin orangtuanya memperhatikan dan bermain dengannya.
Jadi dia mengarang cerita tentang pria di balkon.
Setelah mengetahui kebenarannya, Tiu dan istrinya menangis tersedu-sedu.
Keduanya merasa sangat kasihan pada anak laki-laki itu karena mengabaikannya.
Padahal anak laki-laki mereka juga butuh perhatian dan kasih sayang.
Selain itu, mereka juga menyalahkan diri sendiri karena beberapa kali anak laki-laki itu memberi tanda bahwa dia butuh perhatian.
Namun mereka malah mengabaikannya.
(yui/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/bayi-menangis-karena-tak-diperhatikan.jpg)