Kesehatan
Apa Itu Pneumonia, Artis Jane Shalimar Meninggal Akibat Pneumonia dan Covid-19| Gejala Pneumonia
- Selain covid-19, artis Jane Shalimar sebelum meninggal mempunyai riwayat sakit Pneumonia.Akibatnya Jane Shalimar juga sesak napas.
TRIBUN-MEDAN.com - Selain covid-19, artis Jane Shalimar sebelum meninggal mempunyai riwayat sakit Pneumonia.
Akibatnya Jane Shalimar juga sesak napas.
Apa Itu penyakit Pneumonia?
Jane Shalimar meninggal dunia pada hari Minggu (4/7/2021) di usia 41 tahun.
Kondisi kesehatan Jane Shalimar sempat dinyatakan kritis akibat COVID-19 dan penyakit komorbid yang diidapnya.
Baca juga: SEMPAT HEBOH Pernikahan Jane Shalimar dengan Seorang Pengusaha, Foto-fotonya
Sebelum meninggal, Jane Shalimar sempat kritis dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Menurut informasi yang beredar, yakni dari Badan Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat DPP Partai Demokrat, Dr GD, mengatakan kondisi Jane sempat membaik.
Dikutip TRIBUN-MEDAN.com dari Kompas TV, Dr GD mengatakan bahwa Jane mengalami Pneumonia berat spesifik Covid-19 akut high risk.
Kondisi Jane Shalimar diketahui dari hasil laboratorium dan diagnostik Thorax Foto.
"Jadi ada perluasan awan dan infiltrat (kabut putih) di kedua paru-parunya Jane Shalimar," ucapnya.
Karena kondisinya tersebut, Jane Shalimar harus mendapatkan tindakan medis berupa peningkatan konsentrasi oksigen dalam Non-Rebreathing Mask (NRM), 15 liter per menit.
• Gubernur Ganjar Kepergok Makan Bekal di Belakang Mobil Polisi pada Masa PPKM Darurat
Namun tindakan tersebut tidak berhasil, hingga Jane dipasang ventilator, hingga akhirnya ia mengembuskan napas terakhirnya.
Lantas apa itu Pneumonia?
Dilansir laman Healthline, Pneumonia adalah infeksi pada salah satu atau kedua paru-paru, penyakit menular ini disebabkan oleh adanya bakteri, virus, dan jamur.
Infeksi ini menyebabkan peradangan pada kantung udara di paru-paru, yang disebut alveoli.
Akibatnya, Alveoli terisi cairan atau nanah, sehingga mengakibatkan sulit bernapas.
7 Solusi Alami Meringankan Sesak Nafas
Gejala Pneumonia
- Batuk yang dapat menghasilkan dahak (lendir);
- Demam;
- Berkeringat atau kedinginan;
- Sesak napas yang terjadi saat melakukan aktivitas normal atau bahkan saat istirahat;
- Nyeri dada yang lebih buruk saat Anda bernapas atau batuk;
- Lelah;
- Kehilangan selera makan;
- Mual atau muntah;
- Sakit kepala.
• SEMPAT HEBOH Pernikahan Jane Shalimar dengan Seorang Pengusaha, Foto-fotonya
• SITUASI Darurat Covid, 20 TKA asal China Berani Masuk ke Indonesia, Ini Jawaban Imigrasi
Gejala lain dapat bervariasi sesuai usia dan kondisi kesehatan:
- Anak-anak di bawah 5 tahun mungkin mengalami napas cepat atau mengi.
- Bayi mungkin tampak tidak memiliki gejala, tetapi terkadang mereka mungkin muntah, kekurangan energi, atau kesulitan minum atau makan.
- Orang yang lebih tua mungkin memiliki gejala yang lebih ringan. Mereka juga dapat menunjukkan kebingungan atau suhu tubuh yang lebih rendah dari normal.
SIAPAPUN Bisa Kena Pneumonia
Siapapun bisa terkena pneumonia, tetapi kelompok tertentu memang memiliki risiko lebih tinggi.
Kelompok-kelompok ini termasuk:
- Bayi dari lahir sampai 2 tahun;
- Orang berusia 65 tahun ke atas;
- Orang dengan sistem kekebalan yang lemah karena penyakit atau penggunaan obat-obatan, seperti steroid atau obat kanker tertentu;
- Orang dengan kondisi medis kronis tertentu, seperti asma, cystic fibrosis, diabetes, atau gagal jantung;
- Orang yang baru saja mengalami infeksi pernapasan, seperti pilek atau flu;
- Orang yang baru saja atau sedang dirawat di rumah sakit, terutama jika mereka pernah atau sedang menggunakan ventilator;
- Orang yang pernah mengalami stroke, mengalami masalah menelan, atau memiliki kondisi yang menyebabkan imobilitas;
- Orang yang merokok, menggunakan obat-obatan jenis tertentu, atau minum alkohol dalam jumlah berlebihan;
- Orang yang pernah terkena iritasi paru-paru, seperti polusi, asap, dan bahan kimia tertentu.
• MENGENAL Apa Varian Delta Covid Kenapa Menyerang Semua Kelompok Usia, Dampak Fatal Varian delta
Apakah pneumonia termasuk virus?
Beberapa jenis agen infeksi yang berbeda dapat menyebabkan pneumonia.
Virus hanyalah salah satunya. Yang lainnya termasuk bakteri dan jamur.
Beberapa contoh infeksi virus yang dapat menyebabkan pneumonia meliputi:
- Flu;
- Infeksi RSV;
- Rhinovirus (flu biasa);
- Human parainfluenza virus (HPIV) infeksi;
- Infeksi human metapneumovirus (HMPV);
- Campak;
- Cacar air (varicella-zoster virus);
- Infeksi adenovirus;
- Infeksi virus corona.
• SEMPAT HEBOH Pernikahan Jane Shalimar dengan Seorang Pengusaha, Foto-fotonya
• Maia Estianty Ungkap Gaya Pacaran Tissa Biani dan Dul Jaelani, Kerap Jalankan Ibadah Bersama
Baca juga: KONDISI Istri AHY Annisa Pohan Usai Terkonfirmasi Positif Covid-19, Minta Doa dan Dukungan
Sebagian Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
Apa Itu Pneumonia, Artis Jane Shalimar Meninggal Akibat Pneumonia dan Covid-19| Gejala Pneumonia
Baca Selanjutnya: Gejala pneumonia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/jane-shalimar2.jpg)