Angin Kencang Tanjung Anom
BREAKINGNEWS: Satu Anak Tewas Tertimpa Atap Roboh Akibat Angin Kencang di Tanjung Anom
Satu orang anak tewas tertimpa bangunan yang rubuh akibat angin kencang di Tanjung Anom, Deliserdang.
Penulis: Arjuna Bakkara |
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Satu orang anak tewas tertimpa bangunan yang rubuh akibat angin kencang di Perumahan Grand Pramata Residence III, Desa Tanjung Anom, Deliserdang, Senin (28/6/2021) sore.
Lider, warga komplek, mengatakan, korban yang meninggal adalah anak berusia 6 tahun bernama Taufiq meninggal dunia setelah tertimpa atap rumah, di Perumahan Grand Pramata Residence II, Tanjung Anom Senin (28/6/2021).
"Benar, tetangga saya. Meninggal dunia setelah tertimpa runtuhan bangunan," ujar Lider.
Baca juga: Pohon Tumbang Timpa Angkot, Dua Meninggal Dunia, Dua Luka Parah
Baca juga: FOTO-foto Musibah Pohon Tumbang saat Hujan Deras yang Membuat 2 Pegawai RS Adam Malik Meninggal
Menurutnya, beberapa warga berhasil melarikan diri saat angin kencang. Sedangkan Taufiq meninggal dunia karena terjebak.
Menurut Lider, hujan mulai turun sekitar pukul 16.10 WIB.
Menurutnya, ada sekitar sepuluh rumah yang rusak akibat puting beliung tersebut.
Rumah yang dihantam angin kencang rubuh dan atapnya beterbangan. Selain itu, rangka penahan atap rumah ikut terlepas.(jun/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/angin-kencang-tanjung-anom.jpg)