Alami Kekeringan Parah, Penduduk Desa Ini Dirikan Patung Alat Kelamin Raksasa untuk Minta Hujan

Baru-baru ini media sosial dihebohkan oleh ritual yang dilakukan penduduk di salah satu desa di Thailand.

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
Facebook
Penduduk salah satu desa di Thailand mendirikan patung penis raksasa untuk meminta hujan. Hal ini lantaran desa mereka mengalami kekeringan yang parah. 

"Akan dipindahkan begitu musim hujan tiba," kata Kenthongdaeng. 

Kepala desa mengatakan dia telah mendengar beberapa orang mengejek mereka di media sosial karena melakukan hal itu.

Namun ia memperingatkan mereka bahwa mereka tidak menghormati kepercayaan penduduk desa yang telah berlangsung beberapa dekade. 

Penduduk salah satu desa di Thailand mendirikan patung penis raksasa untuk meminta hujan. Hal ini lantaran desa mereka mengalami kekeringan yang parah.
Penduduk salah satu desa di Thailand mendirikan patung penis raksasa untuk meminta hujan. Hal ini lantaran desa mereka mengalami kekeringan yang parah. (Facebook)

Provinsi Chachoengsao di Thailand didominasi oleh pertanian padi besar dan pekerjaan pertanian yang sangat bergantung pada air. 

Oleh karena itu, curah hujan selalu menjadi masalah yang dipedulikan masyarakat. 

Warga India Minta Bantuan Dewi Corona untuk Akhiri Pandemi, Buat Dua Patung dari Kayu dan Batu

Melihat keganasan tsunami Covid-19 di India, warga pun mulai melakukan segala cara agar pandemi virus corona segera berakhir.

Salah satu cara yaitu dengan menyembah Dewi Korona. Dua buah patung yang dianggap sebagai patung Dewi Korona dimandikan dengan menggunakan air kunyit dan susu.

Para pendeta di sebuah kuil India berdoa setiap hari di depan dua dewi corona dalam upaya menjinakkan pandemi.

Baca juga: Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan, Bisa Mencegah Kita dari Virus Corona

Baca juga: Jadi Negara Paling Vokal Tuduh Covid-19 dari China, Tak Disangka Corona Pertama Kali Muncul di AS

Dua patung Dewi Korona telah dibuat di kota selatan Coimbatore, di negara bagian Tamil Nadu.

Coimbatore merupakan salah satu kota yang terkena dampak Covid-19 paling parah dengan 100.000 penduduk meninggal dalam empat minggu terakhir akibat virus corona.

Warga India sembah patung Dewi Corona
Warga India sembah patung Dewi Corona (aljaeera)

Dua patung 'Dewi Korona' ini kemudian dibuat saat kota tersebut sedang menghadapi gelombang kedua Covid-19.

"Kami pernah memiliki kuil serupa saat menghadapi penyakit cacar, cacar air, dan wabah penyakit di masa lalu," kata pengelola kuil Anandbharathi K dikutip dari Aljazeera.

"Kami menyembah virus berupa Dewi dan mendoakannya setiap hari untuk mengurangi dampak penyakit ini," tambahnya.

Diketahui saat ini India sedang kewalahan menghadapi gelombang infeksi Covid-19 baru. 

Pada Kamis kemarin, India mencatat 211.298 kasus virus korona baru selama 24 jam terakhir, sementara kematian akibat COVID-19 naik 3.847.

Baca juga: KARO Alami Ledakan Jumlah Covid-19, Dinkes Karo Tambah Fasilitas Tempat Tidur di Empat Tempat

Baca juga: Umumkan Dirinya Positif Covid-19, Bintang Emon: Malam Ini Gue Lagi Diendorse, Jerinx Ganti Caption

Sumber: Tribun Medan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved