Kepsek MTs Negeri Binjai Nikmahtussakdia Menghilang Sejak Muncul Kasus Siswa Siluman

Kepala Sekolah MTs Negei Binjai Nikmahtussakdia menghilang sejak kasus siswa siluman muncul ke publik

Penulis: Satia | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/SATIA
MTs Negeri Binjai diduga meloloskan sejumlah siswa siluman dengan kutipan uang hampir Rp 3 juta, Selasa (15/6/2021). Sayangnya Kepsek MTs Negeri Binjai Nikmahtussakdia menghilang sejak kasus ini mencuat.(TRIBUN MEDAN/SATIA) 

TRIBUN MEDAN.COM,BINJAI-Belasan siswa siluman tiba-tiba saja lulus di Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTs), Jalan Pekanbaru, Kecamatan Binjai Selatan.

Sejak kasus ini mencuat, Kepsek MTs Negeri Binjai Nikmahtussakdia menghilang. 

Sekuriti sekolah mengatakan, bahwa sudah dua hari Nikmahtussakdia tidak masuk kantor. 

"Kemungkinan ada kegiatan di luar sekolah," kata sekuriti tersebut, Selasa (15/6/2021). 

Baca juga: ketua DPRD Binjai tak Bisa Terima Ada 16 Siswa “Siluman” Diduga Masuk MTs Negeri Binjai

Saat disinggung kapan Nikmahtussakdia balik ke sekolah, dsekuriti tersebut geleng kepala. 

"Enggak tahu kapan baliknya, nanti kalau balik saya kabari," ucapnya. 

Kemudian, sekuriti tersebut membawa buku tamu, guna dapat disampaikan kepada Nikmahtussakdia.

"Isi aja dulu buku tamu, biar nanti ketika pulang langsung disampaikan," ucapnya. 

Kasus siswa siluman ini mencuat, setelah adanya informasi mengenai perubahan data Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada sekolah itu.

Di mana sebanyak 16 siswa tidak terdaftar dalam pendaftaran awal, namun namanya muncul ketika pengumuman kelulusan.

Baca juga: 16 Siswa Siluman Muncul Di MTs Binjai, Pengamat Pendidikan : Langsung Saja Laporkan Ke Polisi

Anehnya lagi, nama peserta awal yang mendaftar tidak masuk dalam daftar pengumuman lulus atau tidak.

Menurut sumber www.tribun-medan.com, 16 siswa siluman itu dimintai uang mencapai Rp 3 juta lebih agar masuk ke MTs Negeri Binjai.

Bukan hanya sekali, menurut sumber, kejadian ini juga pernah terjadi pada tahun lalu.

Akan tetapi, pada tahun lalu kasus ini belum jadi sorotan. 

Saat itu pihak sekolah bahkan melakukan penghitungan atau rekap proses kelulusan di Hotel JW Marriott, Jalan Putri Hijau, Kota Medan.

Menurut sumber, pelaksanaan penghitungan atau rekap proses kelulusan itu menggunakan uang hasil kutipan dari siswa siluman.(wen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved