Akali Pembatasan Covid-19, Pengantin Carter Pesawat Boeing 737 Gelar Pernikahan di Udara
Pernikahan itu dilakukan ketika India menderita akibat tsunami virus corona, dengan angka kematian Covid-19 menyentuh sedikitnya 300.000 orang
Itu jauh di atas posisi kedua Brasil, yang melaporkan sekitar 35.000 kasus baru harian.
Laporan resmi kedua negara dianggap beberapa kali lipat kurang dari jumlah sebenarnya.
Rumah sakit dan krematorium di negara itu telah kewalahan dalam beberapa minggu terakhir, menyebabkan kekurangan oksigen yang parah dan tubuh dibakar sepanjang waktu.
Banyak keluarga yang tidak mampu membayar biaya kremasi telah secara ilegal menguburkan orang yang mereka cintai di tepi sungai Gangga.
Bahkan ada yang memasukkan jasad korban ke dalam air sungai. Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran bahwa jumlah korban tewas Covid-19 India yang dihitung secara signifikan kurang dari jumlah nyata di lapangan.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pasangan India Gelar “Pernikahan di Udara” untuk Hindari Pembatasan Covid-19"
Penulis : Bernadette Aderi Puspaningrum
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/pengantin-charter-pesawat-boeing-737oke.jpg)