Ini Alasan Rizal Tega Habisi Opung Masturi Br Sianipar, Padahal Sudah Dianggap Saudara
Polsek Firdaus akhirnya mengungkap dua orang yang terlibat dalam kasus kematian tragis Masturi Br Sianipar
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN-MEDAN.com - Polsek Firdaus akhirnya mengungkap dua orang yang terlibat dalam kasus kematian tragis wanita renta yang sudah janda dan tinggal sendirian di rumahnya, Masturi Br Sianipar (65) warga Dusun I Desa Seibamban Kecamatan Seibamban Kabupaten Serdang Bedagai.
Kedua tersangka yakni Afrizal Sipayung alias Rizal (36) warga Desa Pon Kecamatan Seibamban dan Tohir (40) warga Desa Sukajadi Kecamatan Perbaungan.
Pelaku utama adalah Rizal, sementara Tohir adalah penadah sepeda motor.
BACA: Pembunuhan Sadis Janda di Sei Bamban
Saat diwawancarai Rizal pun terus-terusan menundukkan kepalanya.
Ketika itu, ia hanya bisa duduk di kursi roda.
Ia tidak mampu untuk berdiri karena kedua kakinya belum sembuh dari bekas luka tembakan peluru petugas. Kedua betisnya tampak masih diperban.
"Aku masih belum percaya sebenarnya aku sendiri pelakunya. Menyesal aku memang tapi untuk apalagi penyesalanku ini. Aku diam banyak-banyak berdoa ini," ucap Rizal kepada tribun-medan.com, di sela-sela pemaparan kasus pembunuhan di Polsek Firdaus, Senin, (24/5/2021).
Ia menceritakan awalnya tidak berniat melakukan kekerasan.
Pada Minggu (16/5/2021) malam sekira pukul 20.00 WIB itu, ia datang seorang diri ke rumah korban dengan tujuan untuk meminjam sepeda motor korban.
Ia mengaku meminjam motor untuk menjemput anaknya di Galang.
"Nggak dikasihnya, katanya nggak lengkap surat-suratnya. Marah dia aku pinjam, disuruhnya pulang aku. Sempat keluar rumah aku tapi pas mau ditutupnya pintu masuk lagi aku. Barulah di situ (dilakukan penganiayaan)," kata Rizal.
Ia tidak menampik kalau korban sebenarnya sudah menganggap istrinya sendiri sebagai saudara.
Ia pun sering datang ke rumah karena disuruh korban membantu kerjaan yang tidak bisa dikerjakan korban sendiri.
Hal ini lantaran korban selama ini memang tinggal sendirian. Anak-anak korban berada di perantauan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/tersangka-pembunuhan-janda-masturi-br-sianipar-pakai-kursi-roda.jpg)