Terungkap Alasan di Balik Amerika Mati-matian Bela Israel Hancurkan Palestina
Dikatakan, hal itu dilakukan Presiden Truman sebagian karena ikatan pribadi, namun ada juga pertimbangan strategis yang mendorong keputusan tersebut.
TRIBUN-MEDAN.com - Ketika dunia mengecam aksi brutal Israel terhadap Palestina, ada satu negara yang tetap berdiri membela Negeri Yahudi itu, yang tak lain Amerika Serikat (AS).
Dukungan AS terhadap Israel yang terus menghancurkan Palestina seolah tak tergoyahkan.
Lalu, apa alasan AS masih mati-matian meletakkan dukungannya terhadap Israel?
Melansir Aljazeera (18/5/2021) oleh William Robert, Dijelaskan dukungan AS terhadap Israel telah diberikan sejak Negeri Yahudi itu merdeka.
Ialah Presiden ke-33 AS Harry Truman, yang memerintah mulai tahun 1945 hingga tahun 1953, yang memulai dukungan AS terhadai Negeri Yahudi.
Baca juga: Foto-foto dan Video Suzy Eshkuntana (6), Gadis Cilik Palestina Selamat dari Serangan Udara Israel
Baca juga: Misi Super Rahasia Dipercayakan Soeharto ke Benny Moerdani, Diam-diam ke Israel dan Afganistan
Baca juga: Sejarah Palestina hingga Konflik dengan Israel dan Bangsa Yahudi Itu Menyatakan Merdeka
Presiden Truman menjadi pemimpin dunia pertama yang mengakui Israel ketika didirikan pada tahun 1948.
Dikatakan, hal itu dilakukan Presiden Truman sebagian karena ikatan pribadi, namun ada juga pertimbangan strategis yang mendorong keputusan tersebut.
Meski begitu, ketika itu AS masih belum secara tegas memberikan dukungan untuk Israel.
Pertimbangan strategis yang dimaksud yaitu di mana Timur Tengah, dengan cadangan minyak dan jalur airnya yang strategis adalah medan pertempuran utama untuk pengaruh hegemoni negara adidaya selama Perang Dingin.
Saat itu, AS mengambil alih dari kekuatan Eropa yang sangat lemah sebagai perantara utama kekuatan barat di Timur Tengah.
Baca juga: Israel Ketakutan Sampai Bom Pasukan Tikus Tanah di Terowongan, Khawatir Tel Aviv Diserang
Baca juga: Mohammad Deif 2 Kali Selamat dari Serangan Israel, Sosok Komandan Hamas Tanpa Kedua Kaki dan Lengan
Baca juga: Apa Arti Sebenarnya Bendera Israel yang Dirobek Burung Gagak? Simak Penjelasan UAS
Kemudian sejak berakhirnya Perang Enam Hari tahun 1967, AS telah bertindak tegas untuk mendukung superioritas militer Israel di wilayah tersebut dan untuk mencegah tindakan permusuhan terhadapnya oleh negara-negara Arab.
Saat itu, Israel mengalahkan pasukan Arab yang terdiri dari Mesir, Suriah dan Yordania.
Selain Perang pada tahun 1967, ada juga Perang tahun 1973 yang berakhir dengan Israel mengalahkan pasukan Mesir dan Suriah.
Perang itu sebagian untuk memecah belah Mesir dan Suriah serta menggagalkan pengaruh Soviet.
Sementara AS juga menggunakan dampak perang tahun 1973 itu untuk meletakkan dasar bagi kesepakatan damai antara Israel dan Mesir yang akhirnya disatukan pada 1979.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/3078110451.jpg)