OTK Papua Ngamuk Tembaki Rombongan TNI, Densus 88 Tunggu Perintah Kapolri| Sudah 8 Teroris Tewas

Rombongan TNI Ditembaki orang tak dikenal (OTK) di Distrik Serembakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua

Editor: Salomo Tarigan
Ilustrasi/handout/ist
KKB Papua dan TNI - 

TRIBUN-MEDAN.com - Sebanyak 12 prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) ditembaki orang tak dikenal (OTK) di Distrik Serembakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Selasa (18/5/2021) malam.

Akibatnya, empat prajurit terkena tembakan di bagian kaki.

Aksi penyerangan itu dilakukan saat para anggota TNI memperbaiki mobil yang mereka tumpangi.

BERITA KKB PAPUA HARI INI - Mabes Polri Bicara Dalang Pembacokan dan Perampasan Senpi 2 Prajurit TNI

"Pada saat mereka perbaiki mobil ada tembakan, mereka langsung memberi tembakan balasan. Tetapi, ternyata tembakan yang tadi itu mengenai mereka di bagian kaki empat orang," kata Komandan Resor Militer (Danrem) 172/Praja Wira Yakhti (PWY) Brigadir Jenderal (Brigjen) Izak Pangemanan, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (19/5/2021).

Diduga kelompok KKB pimpinan Enos Alwolmabin

Dugaan awal, menurut Izak, pelaku penyerangan adalah kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Enos Alwolmabin.

Hal itu diperkuat dengan lokasi penyerangan merupakan jalur lintas KKB Distrik Oskop pimpinan Enos. Namun, TNI masih mendalami informasi tersebut.

Sementara itu, menurut Izak, prajurit yang terluka adalah Sersan Dua (Serda) Kris, Prajurit Dua (Prada) Dian, Prajurit Satu (Pratu) Kuku, dan Pratu Romi.

"Sekarang empat-empatnya akan kita evakuasi ke Jayapura untuk mendapat perawatan, tapi semua dalam kondisi baik," kata dia.

BOCORAN Novel Baswedan Korupsi Terbesar 100 Triliun, Anggota DPR Minta Usut Korupsi Bansos Covid-19

Tunggu Perintah Kapolri

Pemerintah telah mengumumkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sebagai teroris di Papua. Namun hingga kini, Densus 88 Antiteror Polri masih belum dilibatkan dalam pengejaran KKB.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Komisaris Besar Polisi Ahmad Ramadhan menyampaikan Densus 88 masih menunggu intruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk diturunkan di Papua.

"Pelibatan itu menunggu instruksi. Menunggu instruksi," kata Ahmad di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (19/5/2021).

Ia memastikan Densus 88 nantinya pasti akan dilibatkan usai penetapan KKB Papua sebagai teroris.

Tim Densus nantinya akan membantu Satgas Nemangkawi dalam mengejar para pelaku.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved