Puluhan Mayat Ditemukan Terkubur Seadanya di Pinggir Sungai, Diduga Jenazah Korban Covid-19
Bagaimana tidak, polisi menemukan mayat-mayat yang terkubur di kuburan pasir dangkal atau bahkan terdampar di tepi Sungai Gangga.
TRIBUN-MEDAN.com – Kondisi pemakaman jenazah korban Covid-19 di India semakin memprihatinkan.
Bagaimana tidak, polisi menemukan mayat-mayat yang terkubur di kuburan pasir dangkal atau bahkan terdampar di tepi Sungai Gangga.
Temuan ini memicu spekulasi di media sosial bahwa mereka adalah mayat korban Covid-19 India yang secara brutal menghantam negeri itu tiga minggu terakhir.
Polisi menggunakan pengeras suara dengan mikrofon portabel dalam jip dan perahu yang berkeliling di desa.
Aparat meminta orang untuk tidak membuang mayat di sungai.
Baca juga: Presiden Jokowi Akhirnya Buka Suara Soal Nasib 75 Pegawai KPK: Masih Ada Peluang
Baca juga: Senang Nathalie Holscher Hamil, Oma Hetty Ungkap Firasat Soal Bayi Sule dan Nathalie
Baca juga: Duluan Mana Puasa Syawal 6 Hari atau Puasa Qadha? Simak Penjelasannya Berikut Ini
"Kami di sini untuk membantu Anda melakukan ritual terakhir," kata polisi melansir AP pada Minggu (16/5/2021).
Sebelumnya pada Jumat (14/5/2021), hujan menyingkap kain penutup jenazah yang terkubur seadanya pasir dangkal di tepi sungai datar yang luas di Prayagraj, sebuah kota di negara bagian Uttar Pradesh.
Para pejabat mengaku penguburan di tepi sungai telah terjadi selama beberapa dekade.
Namun banyaknya jasad yang tersingkap akhir pekan lalu ditambah bayang-bayang pandemi, menimbulkan kekhawatiran akan praktik tersebut.
Navneet Sehgal, juru bicara pemerintah negara bagian, pada Minggu (16/5/2021) membantah laporan media lokal bahwa lebih dari 1.000 mayat korban Covid-19 telah ditemukan dari sungai dalam dua minggu terakhir.
"Saya yakin badan-badan ini tidak ada hubungannya dengan Covid-19," klaimnya.
Dia mengatakan beberapa penduduk desa memang tidak mengkremasi jenazah seperti adat.
karena “biaya” tradisi Hindu selama beberapa periode, yang secara religius penting dilakukan.
Sebagai gantinya, penduduk akan membuang jasad ke sungai atau dengan menggali kuburan di tepi sungai.
Baca juga: Kisah Soekarno dan Hatta Tolak Mentah-mentah Rayuan Israel saat Minta Pengakuan Kemerdekaan
Baca juga: Siapa Sebenarnya Baron Rothschild? Sosok yang Buat Orang Yahudi Bisa Dirikan Negara Israel
Baca juga: Kronologi Mbah Dukun W (61) Gilir Ibu dan Anak Gadisnya, Modus Ritual Mandi Sebelum Puasa
Ramesh Kumar Singh, anggota Bondhu Mahal Samiti, sebuah organisasi filantropi yang membantu mengkremasi jenazah, mengatakan jumlah kematian sangat tinggi di daerah pedesaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/mayat-ditemukan-di-sungai-dangkal-india.jpg)