Breaking News

Kisah Soekarno dan Hatta Tolak Mentah-mentah Rayuan Israel saat Minta Pengakuan Kemerdekaan

Kecaman Indonesia terhadap Israel rupanya telah mendarah-daging sejak era pemerintahan Soekarno.

Dok. Kompas/Song
Presiden Soekarno - Kisah Soekarno dan Hatta Tolak Mentah-mentah Rayuan Israel Minta Pengakuan Kemerdekaan 

TRIBUN-MEDAN.com - Sejak era pemerintahan Soekarno, Indonesia ternyata terus-menerus dirayu oleh Israel untuk menjalin hubungan diplomatik.

Tapi rayuan tersebut tak mempan karena Soekarno tegas menolak.

Seperti yang diketahui, Israel saat ini tengah menjadi perhatian dunia.

Hal itu tak terlepas dari konflik dengan Palestina yang kembali memanas.

Serangan-serangan kembali diluncurkan Israel ke Palestina sejak bulan Ramadan hingga kini.

Baca juga: SOEKARNO: Sekali Menyelam, Maju Terus. Tiada Jalan untuk Timbul, Sebelum Menang. Tabah Sampai Akhir

Simpati terus mengalir dari Indonesia dan negara-negara lain untuk warga Palestina.

Warga dunia juga ramai-ramai mengecam tindakan Israel, termasuk Indonesia.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo baru-baru ini mengeluarkan pernyataan tersebut lewat Twitter.

"Indonesia mengutuk keras serangan Israel yang menelan ratusan korban jiwa, termasuk wanita dan anak-anak.

"Agresi Israel harus dihentikan," tulisnya dalam bahasa Inggris seperti dikutip dari Twitter @jokowi, Sabtu (15/5/2021).

Baca juga: Ada Cerita Cinta Yang Menyedihkan di Balik Lagu Piso Surit, Sudah Ada Sejak Pemerintahan Soekarno

Indonesia strongly condemns Israeli’s attacks which has resulted in the loss of lives of hundreds, including women and children. Israel aggression must be put to a stop.— Joko Widodo (@jokowi) May 15, 2021

Kecaman Indonesia terhadap Israel rupanya telah mendarah-daging sejak era pemerintahan Soekarno.

Ya, sejak Indonesia merdeka, Israel telah mencari celah agar bisa menjalin hubungan diplomatik.

Tetapi rayuan itu tak mempan.

Presiden Pertama RI Soekarno dengan tegas menolak rayuan Israel.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved