RS di Jepang Alami Krisis Tempat Tidur Pasien Covid-19, Ada Lansia Tewas saat Nunggu Jadwal Rawat
Berdasarkan informasi yang didapat, di Prefektur Hyogo, tingkat penggunaan tempat tidur bagi yang sakit kritis sangat ketat.
TRIBUN-MEDAN.com – Pandemi Covid-19 tampaknya juga membuat pemerintah Jepang mengalami kesulitan.
Melansir dari Tribunnews.com, saat ini sejumlah wilayah di Jepang tengah mengalami krisis tempat tidur untuk pasien Covid-19.
Krisis tempat tidur ini terjadi di Osaka dan Hyogo.
Berdasarkan informasi yang didapat, di Prefektur Hyogo, tingkat penggunaan tempat tidur bagi yang sakit kritis sangat ketat.
Bahkan melebihi 80 persen.
Gubernur setiap prefektur di Kansai sangat menyerukan tindakan, seperti tidak ke luar rumah selama liburan Golden Week.
Baca juga: Sumut Bakal Dilanda Siklon Tropis pada Mei 2021, Mungkinkah Berbahaya? Ini Penjelasan BMKG
Baca juga: Gali Tanah untuk Renovasi Rumah, Pria Ini Temukan Botol Susu Terkubur, saat Ditarik Malah Berasap
Jumlah orang yang terinfeksi virus corona diumumkan pada tanggal 3 Mei di 2 prefektur dan 4 prefektur di Kansai sebagai berikut:
- Osaka 847 orang,
- Hyogo 344 orang,
- Kyoto 121 orang,
- Nara 70
- Shiga 37
- Wakayama 15 orang
Dengan total keseluruhan 1.434 orang.
Jumlah ini adalah jumlah orang yang terinfeksi tertinggi kedua yang diumumkan pada hari Senin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-positif-covid-19.jpg)