KEJAM! Sepasang Bayi Kembar Dibunuh Ibunya, Alasan tak Mau Urus Anaknya Lagi karena tak Bisa Tidur

Sebuah tragedi memilukan baru-baru ini menimpa sepasang bayi kembar laki-laki dan perempuan.

Penulis: Liska Rahayu | Editor: Liska Rahayu
freepik
Sepasang bayi kembar dibunuh ibunya sendiri dengan tragis. Ibunya beralasan tidak menginginkan bayi-bayi itu lagi dan menyiksanya sampai mati. Foto Ilustrasi. 

TRIBUN-MEDAN.com – Sebuah tragedi memilukan baru-baru ini menimpa sepasang bayi kembar laki-laki dan perempuan.

Bagaimana tidak, kedua bayi yang masih berusia 6 bulan itu harus meregang nyawa di tangan ibu mereka sendiri.

Dilansir Dailymail, peristiwa itu terjadi di pemukiman Woodside, Queens County, New York City, Amerika Serikat.

Baca juga: LIVE Streaming Man United Vs Arsenal Jam 02.00 WIB, Hadapi Mantan, Smalling Sebut Laga Spesial

Baca juga: Suryani Sangar saat Lakukan Tindak Kekerasan pada Bocah, Nangis saat Dicicuk Polisi selepas Viral

Di mana seorang tersangka bernama Danezja Kilpatrick yang berusia 23 tahun ditangkap karena tuduhan membunuh anak kembarnya.

Dia diketahui terus bersama mayat kedua anaknya saat polisi menemukannya di rumah.

Kejadian ini pertama kali terungkap saat kakak perempuan Danezja menelepon saudaranya itu, namun tidak ada balasan.

Sepasang bayi kembar dibunuh ibunya sendiri dengan tragis. Ibunya beralasan tidak menginginkan bayi-bayi itu lagi dan menyiksanya sampai mati.
Sepasang bayi kembar dibunuh ibunya sendiri dengan tragis. Ibunya beralasan tidak menginginkan bayi-bayi itu lagi dan menyiksanya sampai mati. (eva.vn)

Merasa khawatir, kakaknya lantas menelepon polisi dan meminta mereka untuk pergi ke rumah Danezja untuk memeriksanya.

Saat polisi datang dan mendobrak rumah Danezja, mereka menemukan wanita itu dalam keadaan yang tidak stabil.

Setelah memeriksa sekeliling rumah, mereka menemukan tubuh bayi perempuannya di tempat tidur dengan pisau menempel di tengkorak kepalanya.

Baca juga: Maknai Bulan Suci Ramadan, Telkom Regional I Wujudkan Berkah Tanpa Batas Bersama IndiHome

Baca juga: 8 Tahun Ada di Dekatan Hati Deddy Corbuzier Tidak Dinikahi, Curhat Kebahagiaan: Tak Hidup Sempurna

Baca juga: Mahasiswa Lira Minta Penegak Hukum Periksa Proses Lelang Yang Dilakukan Kelompok Kerja Sumut

Polisi kemudian mencari anak kembar satunya, dan Danezja dengan santainya mengatakan bahwa bayinya itu terbaring di bawah wastafel.

Saat diperiksa, polisi menemukan bayi itu terbungkus selimut merah mudah dan tidak bernyawa.

Polisi menemukan pisau di tempat kejadian. Melalui hasil skrining, mereka berasumsi bahwa 2 bayi yang baru lahir itu dibunuh selama kurang lebih 4 hari sebelum ditemukan.

q
Sepasang bayi kembar dibunuh ibunya sendiri dengan tragis. Ibunya beralasan tidak menginginkan bayi-bayi itu lagi dan menyiksanya sampai mati. (eva.vn)

Danezja kemudian ditangkap dan diinterogasi.

Dalam interogasi 24 April, jaksa penuntut mengatakan Danezja mengalami gangguan jiwa.

Wanita ini mengaku kepada polisi bahwa dia tidak menginginkan anaknya lagi.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved